Gambar UIN Alauddin Makassar Optimalkan Fasilitas Tempat Sampah Pilah untuk Dukung Green Campus

UIN Alauddin Makassar Optimalkan Fasilitas Tempat Sampah Pilah untuk Dukung Green Campus

UIN Alauddin Online – Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan kampus yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan melalui optimalisasi fasilitas tempat sampah pilah di berbagai area strategis kampus. Upaya ini menjadi bagian dari implementasi program Green Campus sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertib dan ramah lingkungan.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, UIN Alauddin Makassar secara berkelanjutan melakukan penataan, pemeliharaan, serta penempatan kembali fasilitas tempat sampah pilah di sejumlah titik dengan tingkat aktivitas tinggi, seperti area gedung perkuliahan, jalur utama kendaraan dan pejalan kaki, taman kampus, serta ruang-ruang publik yang menjadi pusat aktivitas sivitas akademika.

Fasilitas tempat sampah yang disediakan terdiri atas tiga kategori, yaitu sampah organik, nonorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Setiap kategori dilengkapi dengan identitas warna yang berbeda untuk memudahkan sivitas akademika memilah sampah sejak dari sumbernya.

Kepala Bagian Umum UIN Alauddin Makassar, H. Salman, mengatakan bahwa optimalisasi fasilitas tempat sampah pilah merupakan salah satu langkah nyata universitas dalam mendukung implementasi Green Campus. Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Tim K3 UIN Alauddin Makassar sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

"Penyediaan dan penataan fasilitas tempat sampah pilah tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan kampus, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan di kalangan sivitas akademika. Kami berharap seluruh warga kampus dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik serta membiasakan diri memilah sampah sesuai dengan kategorinya," ujar H. Salman.


Selain mendukung kebersihan lingkungan, keberadaan tempat sampah pilah juga menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk membiasakan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Pemilahan sampah sejak dari sumber diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Inisiatif ini sejalan dengan komitmen UIN Alauddin Makassar dalam membangun kampus yang berwawasan lingkungan melalui penyediaan sarana pendukung, penguatan budaya hidup bersih, serta peningkatan partisipasi seluruh sivitas akademika dalam menjaga kelestarian lingkungan.

H. Salman juga mengajak mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh pengunjung kampus untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah disediakan dan menjadikan kebiasaan memilah sampah sebagai bagian dari budaya sehari-hari di lingkungan kampus.

"Menjaga kebersihan lingkungan kampus merupakan tanggung jawab bersama. Dengan membiasakan memilah sampah sesuai jenisnya, kita tidak hanya menjaga kebersihan kampus, tetapi juga turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan," tuturnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, UIN Alauddin Makassar terus memperkuat implementasi Green Campus sebagai wujud tanggung jawab institusi terhadap keberlanjutan lingkungan, sekaligus menciptakan suasana kampus yang bersih, asri, dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika.

Previous Post Prodi PBI FTK UIN Alauddin Bahas Tren Global ELT melalui NELT 2026
Next Post Perkuat Budaya Literasi, Dosen UIN Alauddin Isi Pembekalan Lomba Resensi Buku di Maros