Gambar Tinjau Sejumlah Fasilitas Kampus, Warek II Jajaki Pengembangan Bisnis

Tinjau Sejumlah Fasilitas Kampus, Warek II Jajaki Pengembangan Bisnis

UIN Alauddin Online — Pengembangan potensi bisnis di lingkungan kampus mulai dijajaki UIN Alauddin Makassar melalui peninjauan sejumlah fasilitas yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai ruang usaha dan layanan bagi sivitas akademika.

Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., M.A., bersama Tim Pengembangan Bisnis melakukan peninjauan ke sejumlah gedung di lingkungan kampus. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung potensi pemanfaatan fasilitas kampus untuk mendukung pengembangan unit bisnis.

Prof. Andi Aderus menjelaskan, sejumlah gedung, khususnya di lingkungan fakultas, telah memiliki fasilitas usaha yang dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan sivitas akademika. Namun, masih terdapat bagian lain di lingkungan kampus yang belum digarap dan memiliki peluang untuk dikembangkan.

Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni gedung baru Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustipad). Pada gedung tersebut, tim meninjau area yang direncanakan dapat dimanfaatkan untuk pengadaan kantin sebagai salah satu fasilitas pendukung aktivitas sivitas akademika.

Peninjauan kemudian berlanjut ke Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang sebelumnya telah memiliki fasilitas kantin. Keberadaan fasilitas tersebut turut menjadi bagian dari perhatian tim dalam melihat pengembangan dan pemanfaatan ruang usaha di lingkungan kampus.

Tim juga meninjau Gedung Rektorat. Salah satu rencana yang tengah dijajaki adalah menghadirkan fasilitas berupa kafe atau kantin yang dapat menjadi ruang pendukung bagi aktivitas sivitas akademika sekaligus memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari unit bisnis kampus.

Peninjauan secara langsung dilakukan untuk melihat kondisi dan potensi masing-masing lokasi sebelum rencana pengembangan ditindaklanjuti. Setiap ruang memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda sehingga diperlukan pemetaan sebelum menentukan bentuk pemanfaatannya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Alauddin Makassar dalam mengembangkan potensi usaha di lingkungan kampus secara terarah. Pemanfaatan fasilitas yang tersedia diharapkan tidak hanya memberikan nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan layanan yang dapat menunjang kebutuhan sivitas akademika.

Melalui peninjauan bersama Tim Pengembangan Bisnis, UIN Alauddin Makassar mulai memetakan ruang dan peluang yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari ekosistem bisnis kampus. Hasil peninjauan selanjutnya menjadi bahan untuk melihat kemungkinan pengembangan dan pemanfaatan fasilitas sesuai dengan kebutuhan serta potensi masing-masing lokasi.

Previous Post Undang Tiga Tokoh Perempuan, PBAK FST UIN Alauddin Tekankan Integrasi Agama, Sains, dan Teknologi
Next Post Tiga Dosen Hebat FST Bekali PBAK FST 2026 tentang Etika, PPKS, dan Karier