FST UIN Alauddin Sambut 748 Mahasiswa Baru, Wadek III Tekankan Teknologi yang Memanusiakan
UIN Alauddin Online— Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menyambut 748 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar, Samata, Gowa, tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami nilai dan arah pengembangan keilmuan di FST.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni FST UIN Alauddin Makassar, Dr. Ir. Ar. Zulkarnain AS., S.T., M.T., IAI., dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa agar tidak memandang teknologi semata sebagai produk inovasi, tetapi sebagai sarana yang harus memberi manfaat bagi kehidupan.
“Selamat datang para mahasiswa baru Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar. Hari ini adalah awal dari perjalanan intelektual, spiritual, dan kemanusiaan kalian sebagai insan akademik,” ujarnya.
Menurut Dr. Zulkarnain, kehidupan kampus bukan sekadar proses memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, integritas, dan kebijaksanaan dalam menggunakan ilmu.
“Di FST, kita tidak hanya belajar bagaimana menciptakan teknologi, tetapi juga bagaimana menghadirkan teknologi yang bernilai, beretika, dan memberi manfaat bagi kehidupan,” tegasnya.
Pesan tersebut sejalan dengan tema PBAK FST 2026, “Meneguhkan Nalar Keilmuan, Menyemai Kebijaksanaan Teknologi, Menguatkan Peradaban Bangsa.”
Ia menjelaskan, tema tersebut mengandung pesan agar mahasiswa mampu mengembangkan nalar kritis sekaligus memiliki tanggung jawab dalam memanfaatkan perkembangan sains dan teknologi.
“Ilmu harus dibangun dengan pikiran yang kritis, teknologi harus diarahkan dengan nilai kemanusiaan, dan seluruh karya akademik harus bermuara pada kemajuan peradaban,” jelasnya.
Karena itu, mahasiswa baru didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi turut mengambil peran dalam melahirkan inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat.
“Jadilah generasi yang tidak hanya mampu menjawab tantangan zaman, tetapi juga mampu memberikan arah bagi masa depan,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Dr. Zulkarnain mengajak mahasiswa baru memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan potensi dan memperluas kontribusi.
“Jadikan kampus sebagai ruang untuk berpikir luas, berkarya tulus, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan. Mari bersama membangun ilmu yang mencerahkan dan teknologi yang memanusiakan,” pungkasnya.