Gambar KKN 79 UIN Alauddin Gelar Aksi Bersih Pantai dan Tanam hingga 1.000 Mangrove di Laiyolo Baru

KKN 79 UIN Alauddin Gelar Aksi Bersih Pantai dan Tanam hingga 1.000 Mangrove di Laiyolo Baru

UIN Alauddin Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 79 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Posko 3 Desa Laiyolo Baru, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, mengajak masyarakat menjaga ekosistem pesisir melalui aksi bersih pantai dan penanaman mangrove di Pantai Padang-Padang, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan yang menjadi salah satu program kerja utama mahasiswa KKN tersebut melibatkan sekitar 60 peserta dari unsur pemerintah, masyarakat, pelajar, organisasi kepemudaan, hingga kelompok pemerhati lingkungan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir Desa Laiyolo Baru.

Dalam aksi bersih pantai, peserta membersihkan kawasan Pantai Padang-Padang dari berbagai jenis sampah. Dari kegiatan tersebut, sebanyak 15 kantong sampah berukuran jumbo berhasil dikumpulkan dalam kondisi penuh.

Selain membersihkan kawasan pantai, peserta juga melakukan penanaman bibit mangrove sebanyak 500 hingga 1.000 bibit di kawasan pesisir Pantai Padang-Padang. Penanaman ini diarahkan sebagai langkah konkret untuk mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan mangrove.

Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Selayar, Pemerintah Kecamatan Bontosikuyu, Pemerintah Desa Laiyolo Baru, Kelompok Tani Hutan (KTH) Padang Oge, Babinsa, PKK, Karang Taruna, pelajar UPT SMAN 3 Kabupaten Kepulauan Selayar, serta masyarakat Desa Laiyolo Baru.

Camat Bontosikuyu, Nur Hakim Hasal, mengapresiasi program kerja yang diinisiasi mahasiswa KKN 79 UIN Alauddin Makassar tersebut.

“Saya mengapresiasi mahasiswa KKN dari UIN Alauddin Makassar karena telah melaksanakan program kerja pembersihan pantai dan penanaman mangrove. Saya juga berharap kegiatan ini bisa terus berlangsung.”

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa, pemerintah, organisasi masyarakat, pelajar, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan kolaborasi positif dalam menjaga lingkungan di wilayah pesisir.

Bagi mahasiswa KKN Posko 3 Desa Laiyolo Baru, kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Aksi bersih pantai dan penanaman mangrove tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan perubahan lingkungan secara langsung, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga kawasan pesisir.

Mahasiswa berharap semangat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat terus dilanjutkan setelah masa KKN berakhir, dengan melibatkan masyarakat dan berbagai unsur yang berada di Desa Laiyolo Baru.

Previous Post Undang Tiga Tokoh Perempuan, PBAK FST UIN Alauddin Tekankan Integrasi Agama, Sains, dan Teknologi
Next Post UIN Alauddin Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah, Rektor Tekankan Penguatan Profesionalitas