Start typing & press "Enter" or "ESC" to close
Home
Profil
Pimpinan
Sejarah
Lambang
BLU
Visi Misi & Tujuan
Struktur Organisasi
Fasilitas Kampus
Peta Kampus
Fakultas
Syariah & Hukum
Ekonomi & Bisnis Islam
Tarbiyah & Keguruan
Ushuluddin & Filsafat
Dakwah & Komunikasi
Adab & Humaniora
Sains & Teknologi
Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Program Pascasarjana
Lembaga
LEMBAGA
Penjaminan Mutu
Penelitian & Pengabdian Masyarakat
UPT
Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
Perpustakaan
Pusat Bahasa
Pusat Pengembangan Bisnis (P2B)
Satuan Pengawas Internal (SPI)
International Office (IO)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Character Building Program (CBP)
Carier Development Center (CDC)
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Unit Pengelola Zakat (UPZ)
Poliklinik Asy-Syifaa
Biro
Biro AUPK
Kepegawaian
Perencanaan
Keuangan
Biro AAKK
Akademik
Umum
Kemahasiswaan
Kerjasama
Sistem Informasi
Portal Mahasiswa Dan Dosen
Portal Alumni Dan Karir
Portal Kepegawaian/SDM
E-Kinerja
Pustipad Helpdesk
Sister
Kuliah di UIN
Penerimaan Mahasiswa Baru
Unit Kegiatan Mahasiswa
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Agenda
🌐 ID
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇸🇦 Arabic
Study Pluralistik Bawa Basnang Jadi Doktor Baru UIN
29 Maret 2011
Penulis: Suryani Musi
Facebook
Twitter
Linkedin
WA
UIN Online
– Basnang Said SAg MAg berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang Promosi Program Doktor (S3) di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar di gedung PPs UIN, Senin (28/03/2011) tadi malam.
Dalam disertasinya, Basnang mengankat disertasi yang dengan judul Pendidikan Plural Analisis Kritis Penanaman Nilai- Nilai Pluralitas Terhadap peserta Didik. Basnang berharap pendidikan menengah mengajarkan makna-makna pluralitas.
Dalam sidang, Rektor UIN Alauddin, Prof Dr A Qadir Gassing HT MS mengajukan pertanyaan calon Doktor mengenai sikap promovendus dengan penanganan polemik kasus Ahmadiyah yang ada di Indonesia, akhir-akhir ini.
“Untuk menyelesaikan adanya kasus Ahmadiyah, pertama seseorang harus melakukan pendekatan Theologi. Jika kita menyadari dengan benar, tidak ada nabi setelah Nabi Muhammad, dan tidak ada lagi wahyu yang akan turun setelah nabi wafat," ujarnya.
Langkah pendekatan kedua, katanya, dengan menggunakan pendekatan hukum, karena kita tinggal di negeri yang Pancasilais dan pluralis jadi segala sesuatunya harus diselesaikan dengan jalur hukum.
"Kemudian pendekatan ketiga, yakni pendekatan normatif dengan menaati norma-norma. Dengan demikian kasus tersebut harus diselesaikan oleh Kepolisian,” jelasnya.
Berikutnya Prof Qadir bertanya tentang rencana mendirikan jurusan Study Pluralistik di PPs UIN Alauddin, apakah dengan begitu UIN bisa menerima mahasiswa calon S2 yang berasal dari luar agama Islam (nonmuslim)?
Basnang Said menanggapi bahwa hal itu bisa dilakukan sepanjang yang dipelajari adalah masalah agama. Bukan dari aspek syariah dan akidahnya tapi dari segi kemanusiaannnya.
Untuk menambah agar lebih plural maka gelarnya kelak bisa Master Agama (M Ag). "Tidak akan ada masalah sepanjang tidak ada kata M Ag Islam-nya karena yang dipelajari adalah agama-agama secara umum dan bukan syariah atau akidah. Bahkan sebenarnya tidak ada masalah jika sebatas mengetahui," pungkasnya. (*)
Kategori:
Pengembangan Mahasiswa dan Karir
2.4K
Tags:
Kemahasiswaan
1.5K
Kerja Sama Nasional
1.2K
Please enable JavaScript to view the
comments powered by Disqus.
Previous Post
Dosen BSA UIN Alauddin Juara I MTQ KORPRI Sulsel, Siap Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional
Next Post
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
Berita Terbaru
Berita Populer
Dosen BSA UIN Alauddin Juara I MTQ KORPRI Sulsel, Siap Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
19 Juni 2026
Wisuda Angkatan 118, Rektor UIN Alauddin Berpesan: Jadilah Sarjana No Limit
19 Juni 2026
UIN Alauddin dan UIN Datokarama Palu Perkuat Kolaborasi Perpustakaan
19 Juni 2026
3 Makna Dasar Hidup Dalam Al-Quran
11 Agustus 2011
Tahun Akademik 2019/2020, Ini Jumlah Kuota Maba Setiap Prodi di UIN Alauddin
18 Februari 2019
Berikut ini Jalur Masuk UIN Alauddin Makassar T.A. 2019/2020
18 Februari 2019
Dosen Keperawatan UIN Alauddin Loloskan 23 Soal pada Try Out UKNI ke-XXX
02 Oktober 2024
Prof Abustani Kaji Kelompok Mutaqaddimah dan Mutaakhirin
26 Mei 2011
Lewati ke konten
Buka bilah alat
Alat AksesVisi
Fokus Lebih Jelas
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Spasi Teks
Grayscale
Kontras Tinggi
Kontras Negatif
Latar Terang
Nonaktifkan Animasi
Tautan Garisbawah
Mudah Dibaca
Reset