UIN Alauddin Online - Akademisi UIN Alauddin Makassar kembali berkontribusi dalam syiar keislaman di tengah masyarakat. Sekretaris LP2M UIN Alauddin Makassar yang juga Sekretaris Jenderal DPP IKA KAS As’adiyah, Andi Marjuni, membawakan ceramah Ramadhan pada malam pertama di Masjid Raya Kabupaten Soppeng.
Dalam tausiyahnya, Prof. Andi Marjuni menekankan pentingnya persiapan menyambut bulan suci Ramadhan. Ia menyampaikan bahwa umat Islam saat ini berada di ambang pintu bulan Ramadhan—bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka—yang senantiasa dirindukan oleh orang-orang beriman.
“Oleh karena itu, seluruh umat Islam diperintahkan untuk menyambut Ramadhan dengan sungguh-sungguh, bukan dengan kelalaian, apalagi sekadar rutinitas tahunan,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadhan merupakan madrasah ruhani yang mendidik jiwa agar semakin dekat kepada Allah SWT. Karena itu, setiap Muslim perlu mempersiapkan diri, baik secara lahir maupun batin, agar dapat meraih keberkahan secara optimal.
Dalam ceramah tersebut, ia menekankan tiga hal penting dalam menyambut Ramadhan.
Pertama, menyambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan doa. Ia menjelaskan bahwa salah satu adab utama dalam menyambut Ramadhan adalah memperbanyak doa. Para ulama salaf bahkan berdoa selama berbulan-bulan agar dipertemukan dengan bulan suci tersebut.
Ia mengutip hadis Rasulullah SAW: “Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kalian berpuasa di dalamnya. Pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa terhalang dari kebaikannya, sungguh ia telah terhalang.” (HR. Ahmad)
Kedua, membekali diri dengan ilmu pengetahuan tentang Ramadhan. Ia menegaskan bahwa ibadah yang benar harus dilandasi dengan ilmu. Karena itu, umat Islam dianjurkan mempelajari hukum-hukum puasa, syarat sah, rukun, serta hal-hal yang dapat membatalkannya sebelum memasuki Ramadhan.
Ketiga, menyusun perencanaan amal yang matang. Prof. Andi Marjuni mengajak jamaah untuk merancang target ibadah sejak dini, seperti memperbanyak tilawah Al-Qur’an, melaksanakan shalat malam, meningkatkan sedekah, memperbanyak dzikir, serta berbagai amal kebaikan lainnya.
Di akhir ceramahnya, ia mengingatkan bahwa Ramadhan merupakan kesempatan emas yang belum tentu kembali ditemui pada tahun mendatang. Karena itu, setiap Muslim hendaknya memanfaatkannya sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kehadiran akademisi UIN Alauddin Makassar dalam berbagai forum keagamaan di masyarakat menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menjalankan fungsi tridarma, khususnya pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat peran kampus sebagai pusat dakwah dan pencerahan umat.
Alat AksesVisi