Gambar Rektor UIN Alauddin Apresiasi Kemampuan Multibahasa Siswa SIT Darul Fikri Makassar

Rektor UIN Alauddin Apresiasi Kemampuan Multibahasa Siswa SIT Darul Fikri Makassar

UIN Alauddin Online—Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, mengapresiasi kemampuan komunikasi dan penguasaan bahasa asing siswa Sekolah Islam Terpadu (SIT) Darul Fikri Makassar. Kemampuan tersebut dinilainya menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk tampil sebagai warga global tanpa kehilangan identitas keislaman dan kearifan lokal.

Apresiasi itu disampaikan Prof. Hamdan saat menjadi pembicara utama dalam Talkshow dan Motivasi Generasi Qur’ani bertajuk “Pemimpin Masa Depan: Berani Berpikir, Berani Berkarya” di Aula Sakinah SIT Darul Fikri Makassar, Jalan Meranti, Kecamatan Panakkukang, Rabu (3/11/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari jenjang SD, SMP, SMA, serta perwakilan orang tua murid tersebut menjadi ruang inspirasi bagi siswa untuk membangun wawasan, keberanian, dan kesiapan menghadapi masa depan.

Dalam kesempatan itu, Prof. Hamdan mengaku takjub ketika menguji langsung kemampuan berbahasa para siswa. Mereka tidak hanya menunjukkan penguasaan bahasa Inggris, tetapi juga mampu berinteraksi menggunakan bahasa Arab, Bugis, dan Makassar.

“Darul Fikri Makassar adalah lembaga pendidikan Islam dengan paket lengkap. Belajar agama oke, belajar pengetahuan umum juga. Kemampuan bahasa mereka membuat saya sangat takjub. Anak-anak dengan percaya diri mengangkat tangan untuk berinteraksi menggunakan bahasa asing,” ungkapnya.

Menurut Prof. Hamdan, kemampuan menguasai berbagai bahasa menunjukkan kesiapan siswa untuk menjadi bagian dari masyarakat global. Namun, keterbukaan terhadap dunia luar perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai keislaman dan identitas budaya.

“Mereka ingin menjadi siswa global, tetapi tetap mempertahankan keislaman. Ini merupakan modal yang baik untuk menyiapkan generasi masa depan. Selamat untuk Darul Fikri Makassar,” ujarnya.

Ketua Yayasan SIT Darul Fikri, Rasyidin Adnan, menjelaskan kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk stadium general untuk memberikan bekal wawasan dan motivasi kepada siswa melalui pertemuan langsung dengan tokoh inspiratif.

Ia menyebut Prof. Hamdan dipilih karena dinilai memiliki pengalaman, produktivitas dalam menulis, serta kemampuan menginspirasi berbagai kalangan, khususnya generasi muda dalam merencanakan dan mengelola masa depan.

Rasyidin juga menyampaikan apresiasi atas kesediaan Rektor UIN Alauddin memenuhi undangan tersebut. Menurutnya, kehadiran Prof. Hamdan memberikan inspirasi tidak hanya bagi siswa, tetapi juga guru dan orang tua murid.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif untuk memperluas wawasan dan membangun motivasi peserta didik agar kelak tumbuh menjadi pemimpin umat dan bangsa.

Previous Post FSH UIN Alauddin, FSH UIN Jakarta, dan Bank Mega Syariah Bahas Peluang Karier di Industri Keuangan S
Next Post Prodi PMI UIN Alauddin Gugat Praktik Pemberdayaan yang Melahirkan Ketergantungan