Gambar FSH UIN Alauddin Kolaborasi BLA Makakassar, Ajak Generasi Z Rawat Kerukunan dan Jaga Lingkungan

FSH UIN Alauddin Kolaborasi BLA Makakassar, Ajak Generasi Z Rawat Kerukunan dan Jaga Lingkungan

UIN Alauddin Online—Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar mendorong mahasiswa menjadi pelopor kerukunan, toleransi, dan kepedulian lingkungan melalui kegiatan edukasi yang diselenggarakan Balai Litbang Agama (BLA) Makassar, Senin (2/11/2026).

Wakil Dekan I FSH UIN Alauddin, Dr. Rahman Syamsuddin, S.H., M.H., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, moderasi beragama harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kerukunan bukan sekadar menjaga hubungan baik di tengah perbedaan, tetapi membangun kesadaran untuk saling menghormati dan memberikan ruang kepada orang lain untuk menjalankan keyakinannya. Mahasiswa harus menjadi bagian dari generasi yang mampu merawat keberagaman,” ungkapnya.

Ia juga menilai Generasi Z memiliki posisi strategis dalam menyebarkan nilai toleransi melalui pemanfaatan teknologi dan media digital. Mahasiswa diharapkan mampu menjadikan ruang digital sebagai sarana menyebarkan pesan perdamaian, bukan kebencian dan konflik.

“Potensi generasi muda dalam memanfaatkan teknologi harus diarahkan untuk menyebarkan pesan-pesan perdamaian, toleransi, dan persaudaraan. Mahasiswa harus hadir sebagai pembawa pesan positif di tengah masyarakat,” jelasnya.

Selain kerukunan, Dr. Rahman menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan. Kesadaran ekologis perlu menjadi karakter generasi muda sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan kehidupan.

“Menjaga lingkungan juga merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan. Kepedulian terhadap alam harus menjadi bagian dari karakter generasi muda karena keberlanjutan kehidupan bergantung pada bagaimana kita memperlakukan lingkungan,” tuturnya.

Ia menambahkan, FSH UIN Alauddin berkomitmen mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan dan hukum, tetapi juga pembentukan karakter, kepekaan sosial, serta nilai kemanusiaan dan keadilan.

Kegiatan tersebut diharapakan memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu merawat keberagaman, mencegah konflik sosial, dan membangun budaya peduli.

Previous Post Rektor UIN Alauddin Apresiasi Kemampuan Multibahasa Siswa SIT Darul Fikri Makassar
Next Post FUF UIN Alauddin Gandeng BRIN Kembangkan Riset Ekospiritualisme Berbasis Kearifan Lokal