Start typing & press "Enter" or "ESC" to close
Home
Profil
Pimpinan
Sejarah
Lambang
BLU
Visi Misi & Tujuan
Struktur Organisasi
Fasilitas Kampus
Peta Kampus
Fakultas
Syariah & Hukum
Ekonomi & Bisnis Islam
Tarbiyah & Keguruan
Ushuluddin & Filsafat
Dakwah & Komunikasi
Adab & Humaniora
Sains & Teknologi
Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Program Pascasarjana
Lembaga
LEMBAGA
Penjaminan Mutu
Penelitian & Pengabdian Masyarakat
UPT
Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
Perpustakaan
Pusat Bahasa
Pusat Pengembangan Bisnis (P2B)
Satuan Pengawas Internal (SPI)
International Office (IO)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Character Building Program (CBP)
Carier Development Center (CDC)
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Unit Pengelola Zakat (UPZ)
Poliklinik Asy-Syifaa
Biro
Biro AUPK
Kepegawaian
Perencanaan
Keuangan
Biro AAKK
Akademik
Umum
Kemahasiswaan
Kerjasama
Sistem Informasi
Portal Mahasiswa Dan Dosen
Portal Alumni Dan Karir
Portal Kepegawaian/SDM
E-Kinerja
Pustipad Helpdesk
Sister
Kuliah di UIN
Penerimaan Mahasiswa Baru
Unit Kegiatan Mahasiswa
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Agenda
🌐 ID
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇸🇦 Arabic
Prof Qadir: Pegawai UIN Kedepan Harus Menguasai Bahasa Asing
17 Januari 2011
Penulis: Widyawati
Facebook
Twitter
Linkedin
WA
UIN Online
– Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Dr H A Qadir Gassing HT MS mengungkapkan bahwa tahun-tahun mendatang, UIN Alauddin hanya akan menerima pegawai yang melek komputer dan menguasai salah satu bahasa asing, bahasa Arab atau bahasa Inggris.
Hal tersebut ditegaskan Prof Qadir ketika menyampaikan amanat pada acara pelantikan dekan fakultas tarbiyah dan keguruan (FTK) serta dekan fakultas usuluddin dan filsafat (FUF) di ruang senat gedung rektorat lantai empat, kampus II Samata Gowa, Senin (17/01/2011).
“Untuk menjadikan UIN Alauddin sebagai perguruan tinggi agama berdaya saing tinggi, kedepan UIN Alauddin hanya akan menerima pegawai (CPNS) yang melek komputer dan menguasai salah satu bahasa asing, bahasa Inggris atau bahasa Arab,” kata Prof Qadir Gassing.
Rektor juga menyampaikan bahwa sekarang ini infrastruktur UIN Alauddin semakin lengkap berkat adanya bantuan dana IDB. Jadi kedepan UIN Alauddin sisa melengkapi infrastrukturnya untuk menjadi perguruan tinggi berdaya saing tinggi.
Selain infrastruktur dan tata kelola yang menuju ke arah good government, kata rektor, hal lain yang harus diperhatikan UIN Alauddin adalah pengembangan SDM dan pengembangan semua potensi akademik.
“Kedepan, dosen-dosen UIN Alauddin juga harus lebih banyak lagi menulis jurnal atau pun karya ilmiah, karena sekarang ini boleh dikatakan UIN Alauddin masih minim karya tulis,” tambah Prof Qadir. (*)
Kategori:
Pendidikan dan Pengajaran
2K
Tags:
Kerja Sama Internasional
516
Please enable JavaScript to view the
comments powered by Disqus.
Previous Post
Dosen BSA UIN Alauddin Juara I MTQ KORPRI Sulsel, Siap Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional
Next Post
UIN Alauddin dan UIN Datokarama Palu Perkuat Kolaborasi Perpustakaan
Berita Terbaru
Berita Populer
Dosen BSA UIN Alauddin Juara I MTQ KORPRI Sulsel, Siap Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
19 Juni 2026
Wisuda Angkatan 118, Rektor UIN Alauddin Berpesan: Jadilah Sarjana No Limit
19 Juni 2026
UIN Alauddin dan UIN Datokarama Palu Perkuat Kolaborasi Perpustakaan
19 Juni 2026
3 Makna Dasar Hidup Dalam Al-Quran
11 Agustus 2011
Tahun Akademik 2019/2020, Ini Jumlah Kuota Maba Setiap Prodi di UIN Alauddin
18 Februari 2019
Berikut ini Jalur Masuk UIN Alauddin Makassar T.A. 2019/2020
18 Februari 2019
Dosen Keperawatan UIN Alauddin Loloskan 23 Soal pada Try Out UKNI ke-XXX
02 Oktober 2024
Prof Abustani Kaji Kelompok Mutaqaddimah dan Mutaakhirin
26 Mei 2011
Lewati ke konten
Buka bilah alat
Alat AksesVisi
Fokus Lebih Jelas
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Spasi Teks
Grayscale
Kontras Tinggi
Kontras Negatif
Latar Terang
Nonaktifkan Animasi
Tautan Garisbawah
Mudah Dibaca
Reset