Start typing & press "Enter" or "ESC" to close
Home
Profil
Pimpinan
Sejarah
Lambang
BLU
Visi Misi & Tujuan
Struktur Organisasi
Fasilitas Kampus
Peta Kampus
Fakultas
Syariah & Hukum
Ekonomi & Bisnis Islam
Tarbiyah & Keguruan
Ushuluddin & Filsafat
Dakwah & Komunikasi
Adab & Humaniora
Sains & Teknologi
Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Program Pascasarjana
Lembaga
LEMBAGA
Penjaminan Mutu
Penelitian & Pengabdian Masyarakat
UPT
Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
Perpustakaan
Pusat Bahasa
Pusat Pengembangan Bisnis (P2B)
Satuan Pengawas Internal (SPI)
International Office (IO)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Character Building Program (CBP)
Carier Development Center (CDC)
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Unit Pengelola Zakat (UPZ)
Poliklinik Asy-Syifaa
Biro
Biro AUPK
Kepegawaian
Perencanaan
Keuangan
Biro AAKK
Akademik
Umum
Kemahasiswaan
Kerjasama
Sistem Informasi
Portal Mahasiswa Dan Dosen
Portal Alumni Dan Karir
Portal Kepegawaian/SDM
E-Kinerja
Pustipad Helpdesk
Sister
Kuliah di UIN
Penerimaan Mahasiswa Baru
Unit Kegiatan Mahasiswa
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Agenda
🌐 ID
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇸🇦 Arabic
Prof Azhar Dikukuhkan Jadi Guru Bangsa
23 Februari 2011
Penulis: Widyawati
Facebook
Twitter
Linkedin
WA
UIN Online
– Mantan Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Dr H Azhar Arsyad MA, dikukuhkan sebagai guru bangsa pada rapat senat yang digelar di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat Lantai 4, Kampus II UIN Alauddin, Samata, Gowa, Rabu (23/02/2011).
Prof Azhar diusulkan menjadi guru bangsa setelah sebelumnya mengundurkan diri sebagai calon direktur program pasca sarjana (PPs) UIN Alaudin Makassar. Gelar guru bangsa ini merupakan gelar yang diusulkan oleh beberapa anggota senat UIN Alauddin.
“Guru bangsa, merupakan gelar yang diberikan kepada Prof Azhar karena beliau dianggap sebagai sosok guru dalam segala hal. Apa yang telah diperbuatnya dapat dijadikan panutan, tempat bertanya, dan tempat belajar,” kata sekretaris senat UIN Alauddin Dr Salehuddin Yasin yang pernah menjabat pembantu rektor bidang kemahasiswaan di era kepemimpinan Prof Azhar Arsyad.
Dengan mundurnya Prof Azhar sebagai calon direktur PPs memberikan kesempatan kepada Prof Natsir bisa terpilih secara aklamasi. Prof Azhar pun menilai Prof Natsir memiliki potensi cukup besar untuk bisa mengembangkan PPs UIN Alauddin.
“Alhamdulillah hari ini saya dikukuhkan sebagai guru bangsa. Gelar ini atas usulan beberapa teman anggota senat universitas,” kata Prof Azhar. (*)
Kategori:
Berita dan Informasi Kampus
4.4K
Tags:
Dekan
320
Guru Besar
222
Please enable JavaScript to view the
comments powered by Disqus.
Previous Post
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
Next Post
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
Berita Terbaru
Berita Populer
Dosen BSA UIN Alauddin Juara I MTQ KORPRI Sulsel, Siap Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
19 Juni 2026
Wisuda Angkatan 118, Rektor UIN Alauddin Berpesan: Jadilah Sarjana No Limit
19 Juni 2026
UIN Alauddin dan UIN Datokarama Palu Perkuat Kolaborasi Perpustakaan
19 Juni 2026
3 Makna Dasar Hidup Dalam Al-Quran
11 Agustus 2011
Tahun Akademik 2019/2020, Ini Jumlah Kuota Maba Setiap Prodi di UIN Alauddin
18 Februari 2019
Berikut ini Jalur Masuk UIN Alauddin Makassar T.A. 2019/2020
18 Februari 2019
Dosen Keperawatan UIN Alauddin Loloskan 23 Soal pada Try Out UKNI ke-XXX
02 Oktober 2024
Prof Abustani Kaji Kelompok Mutaqaddimah dan Mutaakhirin
26 Mei 2011
Lewati ke konten
Buka bilah alat
Alat AksesVisi
Fokus Lebih Jelas
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Spasi Teks
Grayscale
Kontras Tinggi
Kontras Negatif
Latar Terang
Nonaktifkan Animasi
Tautan Garisbawah
Mudah Dibaca
Reset