UIN Alauddin Online – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar kembali menggelar seminar nasional bertajuk The Fourth National Seminar on English Language Teaching (NELT) 2026, Senin, 22 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi wadah akademik untuk membahas perkembangan, tantangan, dan peluang pembelajaran bahasa Inggris di tengah dinamika pendidikan global.
Mengusung tema Exploring Global Trends in ELT: Challenges and Opportunities within the Indonesian Context, seminar diselenggarakan secara hybrid melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube, serta secara luring di Ruang Lecture Theater (LT) Barat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.
Ketua Panitia NELT 2026, Muh Iqra Maulana, menyampaikan bahwa seminar ini diikuti oleh lebih dari 400 peserta, baik yang hadir secara langsung maupun yang bergabung secara daring. Selain itu, sebanyak 73 artikel dipresentasikan oleh peserta dan pemakalah yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya UIN Alauddin Makassar, Universitas Negeri Makassar, Universitas PGRI Semarang, Universitas Negeri Semarang, Institut 'Aisyiyah Sulawesi Selatan, dan I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar State Hindu University.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan II FTK UIN Alauddin Makassar, M. Rusdi, yang mengapresiasi penyelenggaraan seminar karena berhasil menghadirkan pembicara dari tingkat internasional.
"Hadirnya dua pembicara asal Pakistan dan Mesir pada pelaksanaan NELT ke-4 tahun 2026 ini menjadi sesuatu yang istimewa dan diharapkan dapat memperluas cakrawala global para peserta," ujarnya.
Seminar menghadirkan empat narasumber, yakni Sitti Nurpahmi dari UIN Alauddin Makassar, Nurfajri Ningsih dari Institut 'Aisyiyah Sulawesi Selatan, Wazir Ali dari School Education Department, Government of Balochistan, Ministry of Education Pakistan sekaligus mahasiswa doktoral Universitas Sebelas Maret Surakarta, serta Samah Ahmed, akademisi dan praktisi Teaching English as a Foreign Language (TEFL) asal Mesir.
Pelaksanaan seminar terbagi ke dalam dua sesi, yakni keynote session yang diisi dengan pemaparan materi oleh para narasumber dan sesi tanya jawab, serta parallel session yang berlangsung pada pukul 13.30–15.30 WITA. Pada sesi tersebut, para presenter dibagi ke dalam lima ruang presentasi luring dan empat ruang presentasi daring.
Seluruh artikel yang telah dipresentasikan selanjutnya akan diterbitkan dalam prosiding melalui Open Conference System (OCS).
NELT merupakan implementasi dari Mata Kuliah Seminar on ELT yang ditawarkan pada semester enam dan dikelola oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam merancang dan menyelenggarakan seminar berskala nasional, sekaligus melatih kemampuan mereka sebagai pemakalah pada forum ilmiah.
Seminar NELT pertama kali diselenggarakan pada tahun 2023 dengan melibatkan mahasiswa angkatan 2020 sebagai panitia dan sejak saat itu menjadi agenda tahunan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Alauddin Makassar.
Alat AksesVisi