Start typing & press "Enter" or "ESC" to close
Home
Profil
Pimpinan
Sejarah
Lambang
BLU
Visi Misi & Tujuan
Struktur Organisasi
Fasilitas Kampus
Peta Kampus
Fakultas
Syariah & Hukum
Ekonomi & Bisnis Islam
Tarbiyah & Keguruan
Ushuluddin & Filsafat
Dakwah & Komunikasi
Adab & Humaniora
Sains & Teknologi
Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Program Pascasarjana
Lembaga
LEMBAGA
Penjaminan Mutu
Penelitian & Pengabdian Masyarakat
UPT
Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
Perpustakaan
Pusat Bahasa
Pusat Pengembangan Bisnis (P2B)
Satuan Pengawas Internal (SPI)
International Office (IO)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Character Building Program (CBP)
Carier Development Center (CDC)
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Unit Pengelola Zakat (UPZ)
Poliklinik Asy-Syifaa
Biro
Biro AUPK
Kepegawaian
Perencanaan
Keuangan
Biro AAKK
Akademik
Umum
Kemahasiswaan
Kerjasama
Sistem Informasi
Portal Mahasiswa Dan Dosen
Portal Alumni Dan Karir
Portal Kepegawaian/SDM
E-Kinerja
Pustipad Helpdesk
Sister
Kuliah di UIN
Penerimaan Mahasiswa Baru
Unit Kegiatan Mahasiswa
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Agenda
🌐 ID
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇸🇦 Arabic
Majalah Al-Iman Lahirkan Sekolah Pembaharu
10 Juni 2010
Penulis: Latifah Ulfa
Facebook
Twitter
Linkedin
WA
UIN Online - Seminar antarbangsa yang digelar di Kampus II UIN Alauddin Samata, Gowa, menghadirkan 60 orang akademisi dari sepuluh universitas di negeri Jiran, Malaysia, Kamis(10/16/2010) dan akan berlangsung selama dua hari. Dari delapan komisi seminar yang berlangsung pada hari pertama, salah satu diantaranya ada komisi yang membahas falsafah dan pemikiran Islam, tepatnya di di gedung rektorat lantai III. Komisi falsafah dan pemikiran Islam diikuti sebanyak 22 orang akademisi Indonesia-Malaysia, dan dibagi kedalam empat bahasan. Empat sub tema yang dibahas dalam sesi kedua ini antara lain, ? Alfarabi dan Sebab Penulisan Al-Madinah Al- Fadilah, Moderate Muslims In The Muslim And Non Muslim Countries, Pembaharuan Pemikiran Islam dalam Majalah Al-Iman & Kesannya kepada Masyarakat Nusantara, dan Teori Alkasb Asyariyah dan Peranannya Terhadap Etos Kerja.? Sub tema ini dibahas pula empat pemateri yang terdiri dari tiga orang pemakalah Malaysia, masing-masing Prof Dr Idris Zakaria, Pm Dr Ibrahim Abu Bakar, Pm Kamruddin Salleh (Pemikir politik). Satu dari Indonesia, yakni Dr Hamzah Harun. Majalah Al-Iman sudah tersebar luas baik di Indonesia, Malaysia, dan Singapura serta telah melahirkan sekolah-sekolah pembaharu."Majalah Al-Iman merupakan pembaharu Islam," kata Kamaruddin, pemakalah dari Malaysia yang membawakan makalah pembaharuan pemikiran Islam dalam majalah Al-Iman dan kesannya kepada masyarakat nusantara.
Kategori:
Berita dan Informasi Kampus
4.4K
Tags:
Seminar
1.1K
Please enable JavaScript to view the
comments powered by Disqus.
Previous Post
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
Next Post
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
Berita Terbaru
Berita Populer
Dosen BSA UIN Alauddin Juara I MTQ KORPRI Sulsel, Siap Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
19 Juni 2026
Wisuda Angkatan 118, Rektor UIN Alauddin Berpesan: Jadilah Sarjana No Limit
19 Juni 2026
UIN Alauddin dan UIN Datokarama Palu Perkuat Kolaborasi Perpustakaan
19 Juni 2026
3 Makna Dasar Hidup Dalam Al-Quran
11 Agustus 2011
Tahun Akademik 2019/2020, Ini Jumlah Kuota Maba Setiap Prodi di UIN Alauddin
18 Februari 2019
Berikut ini Jalur Masuk UIN Alauddin Makassar T.A. 2019/2020
18 Februari 2019
Dosen Keperawatan UIN Alauddin Loloskan 23 Soal pada Try Out UKNI ke-XXX
02 Oktober 2024
Prof Abustani Kaji Kelompok Mutaqaddimah dan Mutaakhirin
26 Mei 2011
Lewati ke konten
Buka bilah alat
Alat AksesVisi
Fokus Lebih Jelas
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Spasi Teks
Grayscale
Kontras Tinggi
Kontras Negatif
Latar Terang
Nonaktifkan Animasi
Tautan Garisbawah
Mudah Dibaca
Reset