KKN UIN Alauddin Gandeng Bhabinkamtibmas dan Babinsa Edukasi Kenakalan Remaja di Desa Puncak Sinjai
UIN Alauddin Online — Ruang digital dan lingkungan pergaulan membawa tantangan baru bagi generasi muda. Narkoba, judi online, hingga penggunaan media sosial tanpa kontrol menjadi sejumlah persoalan yang perlu dikenali pelajar sejak dini.
Persoalan tersebut menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 10 Desa Puncak Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai. Melalui program edukasi kenakalan remaja, mahasiswa mengajak pelajar memahami berbagai risiko yang dapat mengancam masa depan mereka.
Edukasi tersebut digelar di SMP Negeri 30 Sinjai, Rabu (2/9/2026), dengan melibatkan siswa dari SMP Negeri 30 Sinjai dan MTs Sabilal Muhtadin.
Mahasiswa KKN menggandeng unsur keamanan di Desa Puncak untuk memberikan perspektif langsung kepada pelajar mengenai persoalan yang dihadapi remaja.
Bhabinkamtibmas Desa Puncak, Aipda Andi Supriadi, membawakan materi Bahaya Narkoba dan Judi Online. Materi tersebut mengajak siswa mengenali dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus memahami bagaimana judi online dapat membawa persoalan sosial, ekonomi, dan psikologis.
Sementara itu, Babinsa Desa Puncak, Johny B. Wirabauy, memberikan materi Bijak Bersosial Media. Para siswa diarahkan untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, termasuk dalam menerima informasi, berinteraksi dengan orang lain, maupun membagikan konten di ruang digital.
Koordinator Desa KKN Reguler UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 10 Desa Puncak, Muh. Alfa Resa, mengatakan program tersebut lahir dari perhatian mahasiswa terhadap persoalan kenakalan remaja sekaligus sebagai langkah pencegahan.
“Kegiatan ini hadir sebagai bentuk perhatian kami terhadap kasus kenakalan remaja sekaligus sebagai upaya melakukan pencegahan sejak dini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada SMP Negeri 30 Sinjai dan Sabilal Muhtadin serta para pemateri yang telah bersedia bekerja sama dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menilai keterlibatan Bhabinkamtibmas dan Babinsa memberikan nilai tambah dalam penyampaian edukasi. Pelajar mendapatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba dan judi online sekaligus memperoleh pandangan mengenai penggunaan media sosial secara lebih bertanggung jawab.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN berharap kesadaran pelajar terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja dapat tumbuh sejak bangku sekolah. Siswa juga diharapkan mampu membangun pergaulan yang sehat, menjauhi perilaku berisiko, dan menggunakan teknologi secara bijak.
Lebih jauh, kolaborasi mahasiswa, sekolah, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa diharapkan dapat menjadi langkah bersama untuk menciptakan lingkungan yang semakin kondusif bagi tumbuh kembang pelajar di Desa Puncak.