Start typing & press "Enter" or "ESC" to close
Home
Profil
Pimpinan
Sejarah
Lambang
BLU
Visi Misi & Tujuan
Struktur Organisasi
Fasilitas Kampus
Peta Kampus
Fakultas
Syariah & Hukum
Ekonomi & Bisnis Islam
Tarbiyah & Keguruan
Ushuluddin & Filsafat
Dakwah & Komunikasi
Adab & Humaniora
Sains & Teknologi
Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Program Pascasarjana
Lembaga
LEMBAGA
Penjaminan Mutu
Penelitian & Pengabdian Masyarakat
UPT
Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
Perpustakaan
Pusat Bahasa
Pusat Pengembangan Bisnis (P2B)
Satuan Pengawas Internal (SPI)
International Office (IO)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Character Building Program (CBP)
Carier Development Center (CDC)
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Unit Pengelola Zakat (UPZ)
Poliklinik Asy-Syifaa
Biro
Biro AUPK
Kepegawaian
Perencanaan
Keuangan
Biro AAKK
Akademik
Umum
Kemahasiswaan
Kerjasama
Sistem Informasi
Portal Mahasiswa Dan Dosen
Portal Alumni Dan Karir
Portal Kepegawaian/SDM
E-Kinerja
Pustipad Helpdesk
Sister
Kuliah di UIN
Penerimaan Mahasiswa Baru
Unit Kegiatan Mahasiswa
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Agenda
🌐 ID
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇸🇦 Arabic
Hanya 150 Peserta Workshop Entrepeneur Hadir
06 November 2010
Penulis: Hambali
Facebook
Twitter
Linkedin
WA
UIN Online
- Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Dr Salehuddin Yasin MA, mengaku kecewa saat membuka Workshop Entrepreneur, di Kampus II UIN, Samata, Jumat (05/11/2010) kemarin.
Pasalnya dari sekitar 400 orang alumni yang dihubungi melalui pesan singkat, hanya sekitar 150-an orang yang hadir pada acara tersebut. Padahal kesempatan mengikuti pelatihan yang digagas Koperasi Sarjana Indonesia Bangkit (KSIB) ini terbilang langka.
Namun demikian, Salehuddin menganggap ketidakhadiran mereka sebagai bentuk seleksi alam untuk bisa sukses berwirausaha. Artinya, tidak mengikuti pelatihan bertema "Menjadi Wirausaha adalah Solusi Kemakmuran Bangsa," tidak mau diajak menjad orang sukses.
"Alumni universitas terlalu banyak yang memperebutkan kue yang sedikit seperti lowongan menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Padahal ada peluang kerja yang lainnya yang lebih menjanjikan," kata Salehuddin menyinggung alumni UIN yang lebih senang berebut menjadi PNS.
Salehuddin pun menambahkan, meski hanya 150-an orang peserta, pihaknya tetap akan mengucurkan dana atau modal untuk 200-an. "Karena itu jangan sampai ketinggalan informasi dalam workshop ini," jelasnya saat membuka workshop ini tepat pukul 09. 40 wita. (*)
Kategori:
Berita dan Informasi Kampus
4.4K
Tags:
Workshop
480
Please enable JavaScript to view the
comments powered by Disqus.
Previous Post
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
Next Post
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
Berita Terbaru
Berita Populer
Dosen BSA UIN Alauddin Juara I MTQ KORPRI Sulsel, Siap Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
19 Juni 2026
Wisuda Angkatan 118, Rektor UIN Alauddin Berpesan: Jadilah Sarjana No Limit
19 Juni 2026
UIN Alauddin dan UIN Datokarama Palu Perkuat Kolaborasi Perpustakaan
19 Juni 2026
3 Makna Dasar Hidup Dalam Al-Quran
11 Agustus 2011
Tahun Akademik 2019/2020, Ini Jumlah Kuota Maba Setiap Prodi di UIN Alauddin
18 Februari 2019
Berikut ini Jalur Masuk UIN Alauddin Makassar T.A. 2019/2020
18 Februari 2019
Dosen Keperawatan UIN Alauddin Loloskan 23 Soal pada Try Out UKNI ke-XXX
02 Oktober 2024
Prof Abustani Kaji Kelompok Mutaqaddimah dan Mutaakhirin
26 Mei 2011
Lewati ke konten
Buka bilah alat
Alat AksesVisi
Fokus Lebih Jelas
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Spasi Teks
Grayscale
Kontras Tinggi
Kontras Negatif
Latar Terang
Nonaktifkan Animasi
Tautan Garisbawah
Mudah Dibaca
Reset