UIN Alauddin Online - Mengawali Ramadan 1447 H, Masjid Agung Sultan Alauddin menghadirkan program Dapur Ramadan dengan menyediakan 200 porsi makanan berbuka puasa bagi jamaah pada hari pertama pelaksanaan ibadah puasa.
Antusiasme jamaah terlihat tinggi. Hampir 300 orang memadati area masjid untuk melaksanakan salat Magrib berjamaah sekaligus mengikuti kegiatan buka puasa bersama. Jamaah yang hadir terdiri atas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat sekitar kampus.
Kegiatan ini berada di bawah penanggung jawab Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Alauddin Makassar, Kamaluddin Abunawas, sebagai bagian dari upaya pemakmuran masjid dan penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan kampus. Program berbagi melalui Dapur Ramadan menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat ukhuwah di antara sivitas akademika.
Meskipun jumlah porsi yang disediakan sebanyak 200, suasana kebersamaan tetap terjaga dengan baik. Seluruh rangkaian kegiatan berbuka puasa hingga pelaksanaan salat Magrib berlangsung tertib dan khidmat.
Mengusung semangat “Dapur Ramadan Masjid Agung Sultan Alauddin Makassar: Berbagi Kebaikan, Menyemai Keberkahan di Bulan Suci Ramadan,” program ini menargetkan penyediaan sekitar 500 hingga 700 paket makanan setiap hari sepanjang Ramadan. Peningkatan jumlah paket tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak jamaah dan masyarakat sekitar kampus.
Program ini juga membuka ruang partisipasi bagi sivitas akademika dan masyarakat umum untuk terlibat sebagai relawan, baik sebagai relawan dapur dan distribusi, maupun relawan kebersihan dan logistik. Selain itu, dukungan dapat disalurkan dalam bentuk bahan makanan, perlengkapan dapur, maupun donasi dana guna mendukung keberlanjutan program.
Semangat berbagi ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW bahwa siapa yang memberi makan orang yang berpuasa akan memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun (HR. Tirmidzi). Nilai inilah yang menjadi landasan spiritual dalam menghadirkan Dapur Ramadan sebagai gerakan kolektif yang menyatukan kepedulian, kebersamaan, dan keberkahan di bulan suci.
Program Dapur Ramadan ini direncanakan akan terus dilaksanakan sepanjang bulan suci sebagai bagian dari komitmen menjadikan Masjid Agung Sultan Alauddin sebagai pusat pembinaan spiritual, penguatan nilai keislaman, dan ruang kebersamaan bagi warga kampus dan masyarakat.
Alat AksesVisi