Start typing & press "Enter" or "ESC" to close
Home
Profil
Pimpinan
Sejarah
Lambang
BLU
Visi Misi & Tujuan
Struktur Organisasi
Fasilitas Kampus
Peta Kampus
Fakultas
Syariah & Hukum
Ekonomi & Bisnis Islam
Tarbiyah & Keguruan
Ushuluddin & Filsafat
Dakwah & Komunikasi
Adab & Humaniora
Sains & Teknologi
Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Program Pascasarjana
Lembaga
LEMBAGA
Penjaminan Mutu
Penelitian & Pengabdian Masyarakat
UPT
Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
Perpustakaan
Pusat Bahasa
Pusat Pengembangan Bisnis (P2B)
Satuan Pengawas Internal (SPI)
International Office (IO)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Character Building Program (CBP)
Carier Development Center (CDC)
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Unit Pengelola Zakat (UPZ)
Poliklinik Asy-Syifaa
Biro
Biro AUPK
Kepegawaian
Perencanaan
Keuangan
Biro AAKK
Akademik
Umum
Kemahasiswaan
Kerjasama
Sistem Informasi
Portal Mahasiswa Dan Dosen
Portal Alumni Dan Karir
Portal Kepegawaian/SDM
E-Kinerja
Pustipad Helpdesk
Sister
Kuliah di UIN
Penerimaan Mahasiswa Baru
Unit Kegiatan Mahasiswa
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Agenda
🌐 ID
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇸🇦 Arabic
Cegah Virus Corona, Alumni Mahasiswi Jurnalistik Buat Ramuan Jamu
11 Maret 2020
Penulis: Andriani
Facebook
Twitter
Linkedin
WA
UIN Online – Masuknya virus corona di Indonesia, menjadi kepanikan tersendiri oleh masyarakat Indonesia. Namun tidak dengan Salah seorang alumni Mahasiswi Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar.
Eka Nhovi Fitrianty menyiapkan anti body untuk menangkal virus corona. Ia memperkenalkan ramuan yang diyakini mampu mencegah gejala covid – 19. Ramuan tersebut dibuat dari bahan rempah-rempah pilihan seperti temulawak, kunyit, jahe, sereh, gula merah dan madu. Minggu (8/3/2020)
Menurut Nhovi, tidak ada penyakit yang tak memiliki obat. Dan obat terhebat ada pada diri kita. Kepanikan akan memperparah keadaan dan mempercepat penyebaran virus.
“Intinya kita jangan panik menghadapinya, tetap waspada dan berikhtiar (berusaha) menjaga stamina atau kondisi tubuh serta jangan lupa berdoa. Kan kalau panik tenaga cepat drop. Di sekeliling kita berlimpah kok rempah yang dapat menangkal corona,” kata Nhovi.
Warga Jalan Satando, Kecamatan Wajo, Kota Makassar ini mengaku ramuan yang diberi nama Jamu Corona adalah minuman tradisional khas nusantara yang sudah turun temurun dikonsumsi sebagian masyarakat.
Jamu corona dihargai Rp. 15.000 perbotolnya dan bisa didapatkan di Ruko Nomer 1 Kompleks Ruko Pertama Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Atau bisa menghubungi nomor handphone 085288999418
Peracik jamur ini mengharapkan agar ramuannya dapat menjadi penangkal virus corona di dunia, sehingga yang tadinya ramuan nusantara menjadi produk lokal bisa menjadi produk internasional.
“Semoga ramuan nusantara kita dapat menjadi penangkal virus dunia ini sehingga minuman yang tadinya lokal bisa jadi minuman internasional,” tutup ibu dua anak ini.
Kategori:
Berita dan Informasi Kampus
4.4K
Tags:
Pengabdian Masyarakat
748
Please enable JavaScript to view the
comments powered by Disqus.
Previous Post
HIMASKI UIN Alauddin Gelar Jelajah Sejarah di Kawasan Adat Onto Bantaeng
Next Post
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
Berita Terbaru
Berita Populer
HIMASKI UIN Alauddin Gelar Jelajah Sejarah di Kawasan Adat Onto Bantaeng
20 Juni 2026
Dosen BSA UIN Alauddin Juara I MTQ KORPRI Sulsel, Siap Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
19 Juni 2026
Wisuda Angkatan 118, Rektor UIN Alauddin Berpesan: Jadilah Sarjana No Limit
19 Juni 2026
3 Makna Dasar Hidup Dalam Al-Quran
11 Agustus 2011
Tahun Akademik 2019/2020, Ini Jumlah Kuota Maba Setiap Prodi di UIN Alauddin
18 Februari 2019
Berikut ini Jalur Masuk UIN Alauddin Makassar T.A. 2019/2020
18 Februari 2019
Dosen Keperawatan UIN Alauddin Loloskan 23 Soal pada Try Out UKNI ke-XXX
02 Oktober 2024
Prof Abustani Kaji Kelompok Mutaqaddimah dan Mutaakhirin
26 Mei 2011
Lewati ke konten
Buka bilah alat
Alat AksesVisi
Fokus Lebih Jelas
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Spasi Teks
Grayscale
Kontras Tinggi
Kontras Negatif
Latar Terang
Nonaktifkan Animasi
Tautan Garisbawah
Mudah Dibaca
Reset