UIN Alauddin Online — Prestasi akademik membanggakan kembali ditorehkan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab yang dikelola Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) resmi terindeks Scopus, salah satu pangkalan data jurnal ilmiah bereputasi internasional.
Capaian ini menjadi tonggak sejarah, karena Mazahibuna tercatat sebagai jurnal pertama di UIN Alauddin Makassar yang berhasil menembus indeksasi global bahkan di PTKN se Indonesia Timur.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian prestisius tersebut. Menurutnya, keberhasilan Mazahibuna merupakan bukti nyata peningkatan kualitas riset dan tata kelola jurnal ilmiah di lingkungan UIN Alauddin Makassar.
“Terindeksnya Jurnal Mazahibuna di Scopus adalah capaian strategis yang patut disyukuri. Ini menandakan bahwa publikasi ilmiah di UIN Alauddin Makassar telah memenuhi standar akademik internasional,” ujar Prof. Hamdan.
Ia menambahkan, pencapaian ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pengelola jurnal lainnya untuk terus meningkatkan kualitas substansi keilmuan, konsistensi penerbitan, serta profesionalisme pengelolaan jurnal.
"Kita tidak boleh sekadar menjadi penonton dalam era kemajuan ini, tetapi kita harus memiliki kedaulatan sendiri," tegas Rektor memberi motivasi di hadapan peserta upacara.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. KH. Abd Rauf Muhammad Amin, Lc., M.A menegaskan, bahwa proses menuju indeksasi Scopus merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen, kerja kolektif, dan konsistensi dalam menjaga mutu akademik. Ia menilai capaian ini sebagai hasil sinergi seluruh unsur fakultas, mulai dari pimpinan, pengelola jurnal, hingga para penulis dan reviewer.
Dari sisi pengelolaan jurnal, Mazahibuna dipimpin oleh Dr. Abdul Syatar sebagai Editor-in-Chief. Ia merupakan dosen UIN Alauddin Makassar yang aktif dalam publikasi ilmiah internasional dan tercatat memiliki Scopus ID: 57219255231. Di bawah kepemimpinannya, Mazahibuna terus memperkuat kualitas substansi artikel, proses review yang ketat, serta tata kelola jurnal sesuai standar internasional.
Dr. Abdul Syatar menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja panjang dan komitmen kolektif tim editorial.
“Indeksasi Scopus ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga kualitas, integritas akademik, dan relevansi keilmuan Jurnal Mazahibuna di tingkat global,” ungkapnya.
Sementara itu, posisi Managing Editor diemban oleh Prof. Achmad Musyahid, yang juga merupakan akademisi UIN Alauddin Makassar dengan rekam jejak publikasi internasional serta Scopus ID: 58298754800. Ia berperan penting dalam memastikan manajemen editorial, konsistensi penerbitan, serta peningkatan kualitas layanan jurnal.
Menurut Prof. Achmad Musyahid, capaian ini menjadi bukti bahwa jurnal berbasis kajian hukum Islam mampu bersaing di level internasional apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Keberhasilan Mazahibuna terindeks Scopus disambut penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh seluruh civitas akademika Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar. Capaian ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kontribusi keilmuan Islam, khususnya dalam kajian perbandingan mazhab, di kancah akademik global.
Alat AksesVisi