Start typing & press "Enter" or "ESC" to close
Home
Profil
Pimpinan
Sejarah
Lambang
BLU
Visi Misi & Tujuan
Struktur Organisasi
Fasilitas Kampus
Peta Kampus
Fakultas
Syariah & Hukum
Ekonomi & Bisnis Islam
Tarbiyah & Keguruan
Ushuluddin & Filsafat
Dakwah & Komunikasi
Adab & Humaniora
Sains & Teknologi
Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Program Pascasarjana
Lembaga
LEMBAGA
Penjaminan Mutu
Penelitian & Pengabdian Masyarakat
UPT
Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
Perpustakaan
Pusat Bahasa
Pusat Pengembangan Bisnis (P2B)
Satuan Pengawas Internal (SPI)
International Office (IO)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Character Building Program (CBP)
Carier Development Center (CDC)
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Unit Pengelola Zakat (UPZ)
Poliklinik Asy-Syifaa
Biro
Biro AUPK
Kepegawaian
Perencanaan
Keuangan
Biro AAKK
Akademik
Umum
Kemahasiswaan
Kerjasama
Sistem Informasi
Portal Mahasiswa Dan Dosen
Portal Alumni Dan Karir
Portal Kepegawaian/SDM
E-Kinerja
Pustipad Helpdesk
Sister
Kuliah di UIN
Penerimaan Mahasiswa Baru
Unit Kegiatan Mahasiswa
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Agenda
🌐 ID
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇸🇦 Arabic
Alangkah Canggihnya Perpustakaan UIN, Bisa Setor Buku 24 jam
06 Desember 2010
Penulis: Administrator
Facebook
Twitter
Linkedin
WA
UIN Online
– Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini, tak bisa ditolak keberadaannya. Sejalan dengan ini, Kampus II Universitas Islam Negeri Alauddin (UIN) Alauddin Makassar terus menyesuaikan diri. Di antaranya dengan melengkapi semua fasilitas perkuliahan dengan teknologi terbaru.
Dan salah satu fasilitas bagi mahasiswa di kampus hijau yang saat ini tengah mengarah ke dunia digital adalah Perpustakaan UIN Alauddin. Perpustakaan yang baru saja hijrah dari kampus I ke kampus II di Samata, Gowa ini, baru saja melengkapi diri dengan teknologi terkini sebagai jawaban atas tantangan era dunia digital.
Lantas seperti apa Perpustakaan UIN sekarang? Kini UIN memiliki perpustakaan multimedia, meski belum diresmikan penggunaannya. Artinya, semua perangkat sudah mengadopsi teknologi terkini dengan fasilitas standar nasional. Mau tahu salah satu keistimewaannya? Perpustakaan bisa buka 24 jam khusus untuk pelayanan pengembalian buku.
"Pokoknya perpustakaan telah memiliki alat yang sangat canggih. Meski tidak ada pengawasnya, ada mesin yang bisa melayani pengembalian buku oleh mahasiswa 24 jam tanpa henti. Artinya, adik-adik mahasiswa bisa mengembalikan buku kapan pun mereka mau. Meski penjaga atau pegawai perpustakaan sudah tidak ada," kata Idham, salah seorang staf bagian pelayanan.
Mesin ini memang terbilang baru, bahkan kata Idham, mungkin di Makassar atau di kawasan Indonesia timur belum ada samanya. Karena itu, UIN Alauddin bakal memiliki salah satu perpustakaan dengan teknologi tercanggih di Indonesia Timur. Dan mahasiswa tak perlu berdesak-desakan jika ingin mengembalikan buku pagi atau siang hari.
"Saya pun sangat takjub melihat alat yang di pasang di luar gedung perpustakaan yang bisa melayani pengembalian buku selama 24 jam di UIN. Ini benar-benar teknologi yang masih jarang menggunakannya. Dengan adanya mesin itu, tentu bakal sangat memudahkan pelayanan pengembalian buku,” lanjut Idham.
Cukup Dimasukkan
Lantas bagaimana cara kerja mesin tersebut? Teknologi yang dipakai mesin ini seperti halnya mesin automatic teller machine atau anjungan tunai mandiri (ATM) bank-bank yang sering kita jumpai. Hanya saja, pelayanan ini diubah dari bentuk uang ke bentuk buku.
Jadi peminjam buku yang ingin mengembalikan buku di perpustakaan cukup memasukkan buku ke box mesin tersebut. Lalu mesin akan menscanning atau memindai buku tersebut dari kode digitalnya. Kemudian buku akan disimpan oleh mesin tersebut dan setelah selesai proses pengembalian, mesin akan mengeluarkan secarik kertas sebagai bukti pengembalian buku.
"Kecanggihan alat ini bakal mengganti peran manusia. Jadi kalau biasanya ada pegawai dibagian pelayanan pengembalian perpustakaan UIN, maka dengan mesin ini bakal menjadi semakin mudah. Apalagi dengan pengembalian buku kapan saja bagi member perpustakaan yang meminjam buku," kata kepala Perpustakaan UIN, Irfan Muliadi MA, Senin (6/12/2010).
Wah, dengan hadirnya teknologi canggih di Perpustakaan ini, maka tidak salah lagi jika cita-cita UIN Alauddin ke depan adalah menuju
world class university
atau universitas kelas dunia. Jika semakin banyak teknologi berperan, plus hadirrnya komponen-komponen pendukung lainnya, maka peran manusia bakal cukup sebagai pengendali saja. (hambali)
Kategori:
Berita dan Informasi Kampus
4.4K
Tags:
Webinar
428
Please enable JavaScript to view the
comments powered by Disqus.
Previous Post
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
Next Post
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
Berita Terbaru
Berita Populer
Dosen BSA UIN Alauddin Juara I MTQ KORPRI Sulsel, Siap Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Proses Penerbitan Surat Kabar di Harian Fajar
19 Juni 2026
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Dalami Industri Media di Tribun Timur
19 Juni 2026
Wisuda Angkatan 118, Rektor UIN Alauddin Berpesan: Jadilah Sarjana No Limit
19 Juni 2026
UIN Alauddin dan UIN Datokarama Palu Perkuat Kolaborasi Perpustakaan
19 Juni 2026
3 Makna Dasar Hidup Dalam Al-Quran
11 Agustus 2011
Tahun Akademik 2019/2020, Ini Jumlah Kuota Maba Setiap Prodi di UIN Alauddin
18 Februari 2019
Berikut ini Jalur Masuk UIN Alauddin Makassar T.A. 2019/2020
18 Februari 2019
Dosen Keperawatan UIN Alauddin Loloskan 23 Soal pada Try Out UKNI ke-XXX
02 Oktober 2024
Prof Abustani Kaji Kelompok Mutaqaddimah dan Mutaakhirin
26 Mei 2011
Lewati ke konten
Buka bilah alat
Alat AksesVisi
Fokus Lebih Jelas
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Spasi Teks
Grayscale
Kontras Tinggi
Kontras Negatif
Latar Terang
Nonaktifkan Animasi
Tautan Garisbawah
Mudah Dibaca
Reset