Gambar 5.320 Mahasiswa Baru Memulai Perjalanan Akademik melalui PBAK UIN Alauddin

5.320 Mahasiswa Baru Memulai Perjalanan Akademik melalui PBAK UIN Alauddin

UIN Alauddin Online - Sebanyak 5.320 mahasiswa baru pada delapan fakultas UIN Alauddin Makassar memulai perjalanan sebagai bagian dari sivitas akademika melalui Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027. Rangkaian kegiatan ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik, kehidupan kemahasiswaan, serta berbagai ruang pengembangan diri selama menempuh pendidikan di UIN Alauddin Makassar.

Rangkaian PBAK diawali dengan Sidang Senat Terbuka Luar Biasa yang berlangsung di Masjid Agung Sultan Alauddin, Kampus II UIN Alauddin Makassar, Selasa (1/9/2026). Mengusung tema “Memperkuat Kedaulatan Akademik, Menopang Ketahanan Bangsa”, sidang dibuka secara resmi oleh Ketua Senat UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Mardan, M.Ag. Rangkaian PBAK turut dihadiri Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko yang hadir memberikan orasi ilmiah di hadapan mahasiswa baru.


Pada kesempatan tersebut, Rektor UIN Alauddin Makassar secara resmi menyambut dan menerima mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 sebagai bagian dari keluarga besar UIN Alauddin Makassar.

“Dengan memohon rahmat dan inayah Allah Subhanahu wa Ta’ala, pada hari ini, Selasa, 1 September 2026 Masehi, bertepatan dengan 19 Rabiul Awal 1448 Hijriah, saya, Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, dengan ini menyambut dan menerima saudara-saudari sebagai mahasiswa baru UIN Alauddin Makassar Tahun Akademik 2026/2027,” ujar Rektor dalam pernyataannya.

Penerimaan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Rektor UIN Alauddin Makassar Nomor 960 Tahun 2026 tanggal 31 Agustus 2026 tentang Nama dan Nomor Induk Mahasiswa Baru Program Strata Satu UIN Alauddin Makassar Tahun Akademik 2026/2027 melalui kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Muhammad Halifah Mustamin, M.Pd., mengatakan PBAK menjadi momentum awal untuk mempertemukan mahasiswa baru dengan lingkungan akademiknya sekaligus mengenalkan berbagai ruang yang dapat mendukung perkembangan mereka selama menjadi mahasiswa.

“PBAK bukan sekadar kegiatan untuk mengenalkan kampus. PBAK adalah pintu pertama yang mempertemukan mahasiswa baru dengan rumah akademiknya,” ujarnya.


Menurut Prof. Halifah, kehidupan mahasiswa tidak hanya berlangsung di ruang perkuliahan. Berbagai lembaga kemahasiswaan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat, kepemimpinan, kreativitas, karakter, hingga prestasi.

Karena itu, rangkaian PBAK tahun ini dipersiapkan dengan mengedepankan edukasi, pembinaan karakter, integritas, dan semangat kebersamaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bagian dari pengalaman awal mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik di UIN Alauddin Makassar.

Sebaran mahasiswa baru pada delapan fakultas menunjukkan besarnya ruang akademik yang akan diisi oleh generasi baru UIN Alauddin Makassar. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan menjadi penerima mahasiswa baru terbanyak dengan 957 mahasiswa, disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 813 mahasiswa, Fakultas Sains dan Teknologi 748 mahasiswa, Fakultas Syariah dan Hukum 709 mahasiswa, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 695 mahasiswa, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 645 mahasiswa, Fakultas Ushuluddin dan Ilmu Filsafat 432 mahasiswa, serta Fakultas Adab dan Humaniora sebanyak 321 mahasiswa.

Dari keseluruhan mahasiswa baru pada delapan fakultas tersebut, terdapat pula mahasiswa non-Muslim yang turut menjadi bagian dari sivitas akademika UIN Alauddin Makassar. Bagi Prof. Halifah, keberagaman tersebut menjadi bagian dari kehidupan kampus yang perlu dirawat dalam semangat kebersamaan.

“Karena kampus kita ini adalah milik semua rakyat Indonesia,” katanya.

Jika dilihat secara keseluruhan, jumlah mahasiswa baru UIN Alauddin Makassar Tahun Akademik 2026/2027 mencapai 10.428 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 5.320 mahasiswa pada delapan fakultas, 277 mahasiswa pada lima program profesi, 3.915 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta 916 mahasiswa Program Pascasarjana.


Besarnya jumlah mahasiswa baru tersebut menjadi bagian dari dinamika baru kehidupan akademik UIN Alauddin Makassar. Melalui PBAK, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada ruang belajar dan kehidupan organisasi, tetapi juga diajak memahami nilai, tanggung jawab, dan identitas sebagai bagian dari sivitas akademika.

Prof. Halifah berharap PBAK menjadi awal yang baik bagi mahasiswa untuk menjalani proses pendidikan sekaligus menemukan ruang untuk bertumbuh dan berkontribusi di lingkungan kampus.

“Selamat belajar, selamat bertumbuh, dan selamat menorehkan prestasi,” pesannya.

Sidang Senat Terbuka Luar Biasa kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua Senat UIN Alauddin Makassar. Pembukaan PBAK tersebut menandai dimulainya perjalanan 5.320 mahasiswa baru pada delapan fakultas untuk mengenal lebih dekat kehidupan akademik dan kemahasiswaan, sekaligus menjadi bagian dari keluarga besar UIN Alauddin Makassar.

Previous Post Dua Tim Mahasiswa UIN Alauddin Raih Harapan pada Temilnas XXV x SEE 2026
Next Post Rektor UIN Alauddin Tinjau Langsung Pelaksanaan PBAK di Lima Fakultas