Dua Tim Mahasiswa UIN Alauddin Raih Harapan pada Temilnas XXV x SEE 2026
UIN Alauddin Online — Dua tim mahasiswa UIN Alauddin Makassar berhasil menorehkan capaian pada Temu Ilmiah Nasional (Temilnas) XXV x Sharia Economic Expo (SEE) 2026 di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat. Masing-masing tim meraih penghargaan Harapan 1 pada kategori Islamic Scientific Paper dan Harapan 3 pada kategori Sharia Business Plan.
Temilnas XXV x SEE 2026 berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 dengan mengangkat tema “Optimalisasi Peran Industri Halal dan Transformasi Digital sebagai Upaya Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Umat yang Berkelanjutan.” Ajang yang diselenggarakan Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) bersama pihak kampus tuan rumah tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan gagasan sekaligus berkompetisi di bidang ekonomi syariah.
Pada kategori Islamic Scientific Paper, tim UIN Alauddin yang beranggotakan Irma, mahasiswa Akuntansi angkatan 2024, Muh. Fikran, mahasiswa Perbankan Syariah angkatan 2024, dan Fatahillah Yusuf Muhammad Alftah Hairuddin, mahasiswa Ekonomi Islam angkatan 2025, berhasil meraih Harapan 1.
Sementara itu, capaian lainnya datang dari kategori Sharia Business Plan. Tim yang terdiri atas Fadel Muhammad Olan Kasim, mahasiswa Perbankan Syariah angkatan 2025, Dirga Putra Agustaf, mahasiswa Akuntansi angkatan 2025, dan Anggun Nursakinah, mahasiswa Manajemen angkatan 2025, meraih Harapan 3.
Dua capaian tersebut memperlihatkan dua pendekatan berbeda yang dibawa mahasiswa UIN Alauddin dalam kompetisi nasional. Melalui Islamic Scientific Paper, mahasiswa mengembangkan gagasan dalam bentuk karya ilmiah, sementara kategori Sharia Business Plan menjadi ruang untuk menuangkan gagasan bisnis yang berorientasi pada ekonomi syariah.
Keikutsertaan dalam Temilnas XXV x SEE 2026 juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan akademik, menyampaikan gagasan, serta menguji ide dalam lingkungan kompetisi yang lebih luas. Terlebih, tema yang diangkat dalam ajang tersebut menempatkan industri halal dan transformasi digital sebagai bagian dari pembahasan mengenai kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan.
Dua penghargaan yang diraih menjadi bagian dari kiprah mahasiswa UIN Alauddin Makassar dalam membawa gagasan akademik dan inovasi ekonomi syariah ke tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus memperkaya pengalaman mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi melalui ruang ilmiah dan kompetitif di luar kampus.