UIN Alauddin Online – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menggelar Sidang Terbuka Promosi Doktor yang berlangsung di ruang sidang Pascasarjana, Senin, 13 April 2026.
Dalam sidang tersebut, Nurul Hidayat, S.Th.I., M.Sos., resmi dikukuhkan sebagai doktor baru pada bidang Ilmu Dakwah dan Komunikasi. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dewan penguji, serta keluarga promovendus.
Nurul Hidayat mempertahankan disertasi berjudul “Dakwah Berbasis Kearifan Lokal (Studi Etnografi terhadap Tradisi Dzikir Nazam Al-Barzanji sebagai Media Dakwah di Daerah Perbatasan Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat)”. Penelitian ini mengkaji peran tradisi lokal sebagai media komunikasi keagamaan yang efektif, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
Dalam pemaparan abstrak, promovendus menyampaikan hasil penelitiannya secara sistematis dengan menggunakan pendekatan etnografi untuk mengkaji tradisi Dzikir Nazam. Dosen Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin (UNISSAS) Sambas tersebut menekankan bahwa nilai-nilai Islam dapat tersampaikan secara efektif melalui praktik budaya lokal yang masih hidup di masyarakat.
Sidang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh dewan penguji yang terdiri dari tujuh orang pakar di bidangnya, di antaranya Dr. Asrul Muslimin, M.Ag., Prof. Dr. H. Kamaluddin Abunawas, M.Ag., serta penguji eksternal dari Universitas Hasanuddin, Dr. H. Adi Suryadi Culla, M.A.
Berbagai pertanyaan kritis terkait relevansi dakwah kontemporer dan pelestarian tradisi berhasil dijawab dengan baik oleh promovendus. Diskusi akademik berlangsung dinamis sebelum dewan penguji melaksanakan rapat yudisium.
Berdasarkan hasil penilaian, Nurul Hidayat dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan, dengan indeks prestasi kumulatif 3,91 dan nilai ujian promosi sebesar 3,83.
Selama menempuh studi pada Program Doktor Dirasah Islamiyah UIN Alauddin Makassar, promovendus menyelesaikan masa studi dalam waktu 2 tahun, 7 bulan, dan 12 hari sejak terdaftar pada tahun 2023. Capaian tersebut mengantarkan Nurul Hidayat sebagai wisudawan ke-1630 pada jenjang Pascasarjana.
Setelah pembacaan keputusan, pimpinan sidang secara resmi mengukuhkan gelar doktor kepada Nurul Hidayat. Promotor, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag., turut menyampaikan pesan akademik sebagai bekal dalam melanjutkan pengabdian di dunia pendidikan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian ucapan selamat dari keluarga dan kolega. Suasana haru dan bangga menyelimuti jalannya prosesi hingga akhir acara.
Alat AksesVisi