Gambar Mahasiswa Baru Ilmu Hukum UIN Alauddin Dibekali Prospek Karir Oleh Kemenkum Sulsel

Mahasiswa Baru Ilmu Hukum UIN Alauddin Dibekali Prospek Karir Oleh Kemenkum Sulsel

UIN Alauddin Online — Sebanyak 250 mahasiswa baru Program Studi Ilmu Hukum UIN Alauddin Makassar mengikuti penyuluhan hukum yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Selatan, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK). Selain memberikan pemahaman awal tentang dunia hukum, penyuluhan ini diarahkan untuk mengenalkan berbagai peluang karier sekaligus mendorong mahasiswa mempersiapkan kompetensi sejak awal masa perkuliahan.

Penyuluh Hukum Ahli Madya Kanwil Kemenkum Sulsel, Puguh Wiyono, menjadi narasumber utama. Ia memaparkan peran strategis Kementerian Hukum sekaligus berbagai peluang yang dapat diakses lulusan sarjana hukum.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori hukum selama menjalani perkuliahan. Mereka juga perlu membangun kualifikasi diri yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja hukum.

Puguh turut membagikan sejumlah kiat praktis kepada mahasiswa agar mulai membangun kompetensi, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja.

Sesi penyuluhan kemudian dilanjutkan dengan motivasi yang disampaikan Ahmad Fauzan, mahasiswa Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang tengah menjalani Program Magang Nasional di Kanwil Kemenkum Sulsel.

Berbagi pengalaman sebagai sesama mahasiswa, Ahmad Fauzan mendorong mahasiswa baru untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif mencari pengalaman dan kesempatan pengembangan diri sejak awal perkuliahan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Ratusan mahasiswa baru tampak mengikuti materi dengan saksama, terutama ketika narasumber membahas prospek kerja lulusan hukum dan kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk memasuki dunia profesional.

Plh. Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel yang mewakili Kakanwil Andi Basmal, Heny Widyawati, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran Kementerian Hukum di lingkungan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman mahasiswa mengenai dunia hukum sekaligus memperkenalkan ruang pengabdian dan karier di bidang tersebut.

“Mahasiswa hukum hari ini adalah calon penegak keadilan dan pelayan hukum masa depan. Sejak dini, mereka perlu memahami bahwa peluang karier di bidang hukum sangat luas, termasuk di lingkungan Kementerian Hukum. Yang terpenting adalah mempersiapkan diri dengan kompetensi dan integritas sejak bangku kuliah,” ujar Heny yang juga Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Kemenkum Sulsel.

Ia menambahkan, Kanwil Kemenkum Sulsel terbuka terhadap kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas mahasiswa.

“Kampus adalah tempat lahirnya calon-calon pemimpin dan penegak hukum masa depan. Karena itu, kolaborasi antara Kementerian Hukum dan perguruan tinggi penting untuk terus dikembangkan,” tuturnya.

Kegiatan penyuluhan hukum tersebut diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru Ilmu Hukum UIN Alauddin Makassar untuk mengenali luasnya ruang pengembangan profesi di bidang hukum. Lebih dari itu, mahasiswa didorong menjadikan masa perkuliahan sebagai momentum membangun kompetensi, pengalaman, dan integritas sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Previous Post LPM UIN Alauddin Sosialisasikan Dokumen SPMI di Fakultas Syariah dan Hukum
Next Post Lewat Film Na Willa, Mahasiswa BPI UIN Alauddin Edukasi Parenting di Lapas