Gambar LP2M UIN Alauddin Perkuat Jejaring Nasional melalui Kerja Sama dengan PTKIN se-Indonesia

LP2M UIN Alauddin Perkuat Jejaring Nasional melalui Kerja Sama dengan PTKIN se-Indonesia

UIN Alauddin Online - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Alauddin Makassar terus memperkuat jejaring kolaborasi nasional melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) bersama 27 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026, bertempat di Hotel Truntum, Padang, Sumatera Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan LPPM PTKIN dari seluruh Indonesia, termasuk Kepala Pusat Penelitian LP2M UIN Alauddin Makassar, Dr. Hasbi Ibrahim, S.K.M., M.Kes., yang turut berperan aktif dalam penguatan kolaborasi lintas perguruan tinggi.


Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi kelembagaan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta peningkatan kapasitas sumber daya.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi penelitian kolaboratif; penyelenggaraan seminar, workshop, dan penulisan karya ilmiah; penguatan program multikultural, literasi keagamaan, dan gender; publikasi ilmiah dan penerbitan; pengabdian kepada masyarakat; pengembangan sumber daya manusia, termasuk bidang kesehatan; kolaborasi program lingkungan hidup; serta pengembangan pelatihan dan sertifikasi, termasuk lisensi halal.

Melalui kerja sama ini, LP2M UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun sinergi administratif, tetapi juga menghadirkan program kolaboratif yang berdampak nyata bagi masyarakat. Integrasi keilmuan dan sumber daya antar-PTKIN diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas penelitian, publikasi bereputasi, serta pengabdian yang lebih inovatif dan solutif.


Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hasbi Ibrahim menekankan pentingnya implementasi konkret dari kerja sama yang telah disepakati. Menurutnya, kolaborasi ini harus menjadi wadah produktif dalam menghasilkan riset unggulan serta program pengabdian yang responsif terhadap tantangan sosial dan kesehatan masyarakat.

Dengan terlaksananya penandatanganan MoA ini, LP2M UIN Alauddin Makassar optimistis dapat memperkuat perannya dalam jejaring nasional PTKIN, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, nilai keislaman, dan kearifan lokal secara berkelanjutan.

Previous Post Dosen dan Alumni HTN UIN Alauddin Terlibat dalam Penyusunan Ranperda Soppeng
Next Post BPKH dan UIN Alauddin Gelar Insight Muda #AyoHajiMuda, Dorong Literasi Haji