Gambar BPKH dan UIN Alauddin Gelar Insight Muda #AyoHajiMuda, Dorong Literasi Haji

BPKH dan UIN Alauddin Gelar Insight Muda #AyoHajiMuda, Dorong Literasi Haji

UIN Alauddin OnlineBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bekerja sama dengan UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan kegiatan BPKH Insight Muda #AyoHajiMuda yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini turut didukung oleh Bank Syariah Indonesia.

Program ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik BPKH dalam memperkuat literasi keuangan haji di kalangan sivitas akademika. Melalui kegiatan sosialisasi dan dialog publik di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, BPKH secara konsisten mendorong peningkatan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terkait pentingnya perencanaan ibadah haji sejak dini.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun engagement dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam edukasi publik, sekaligus memperkuat reputasi dan kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan haji oleh BPKH.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Anggota Dewan Pengawas BPKH RI, Prof. H. Hamka Hasan; Anggota Badan Pelaksana BPKH RI, Harry Alexander; Deputi Bidang Perhimpunan BPKH, Juni Suprianto; Co-Founder Yayasan Inovasi Kebaikan Berkelanjutan, Lisa Listiana dan Tika Arundina; serta Vice President Institutional Banking Bank Syariah Indonesia, Muhammad Irsan.


Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar, Prof. Amiruddin K., M.E.I., yang didampingi oleh para wakil dekan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kehormatan bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, khususnya UIN Alauddin Makassar.

“Kegiatan ini merupakan kehormatan bagi kami di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar. Kami berharap program ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan akademik sekaligus berdampak luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman tentang ibadah haji,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas BPKH RI, Hamka Hasan, dalam sambutannya menekankan bahwa ibadah haji tidak ditentukan oleh faktor usia, melainkan kesiapan dan kemampuan dalam perencanaan.

“Ibadah haji bukan soal tua atau muda, tetapi tentang kesiapan dan kemampuan dalam mempersiapkan diri. Karena itu, penting bagi kita untuk mulai membangun literasi sejak dini,” ungkapnya.

Ia juga membuka peluang bagi mahasiswa UIN Alauddin Makassar untuk mengikuti program magang di BPKH serta menyampaikan rencana perluasan akses beasiswa bagi mahasiswa.

“Kami membuka kesempatan magang di BPKH bagi mahasiswa yang berminat. Selain itu, program beasiswa yang saat ini menjangkau sejumlah perguruan tinggi juga akan kami dorong agar dapat diakses oleh mahasiswa UIN Alauddin Makassar,” tambahnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber, sesi diskusi interaktif, serta penyerahan cenderamata dan foto bersama.

Previous Post LP2M UIN Alauddin Perkuat Jejaring Nasional melalui Kerja Sama dengan PTKIN se-Indonesia
Next Post Dosen dan Alumni HTN UIN Alauddin Terlibat dalam Penyusunan Ranperda Soppeng