Gambar KKN UIN Alauddin Desa Sawakong Takalar Dorong Pemasaran Produk Lokal Berbasis Digital

KKN UIN Alauddin Desa Sawakong Takalar Dorong Pemasaran Produk Lokal Berbasis Digital

UIN Alauddin Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar Posko 03 Desa Sawakong mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal melalui pemanfaatan digitalisasi. Gagasan tersebut menjadi salah satu fokus yang dipaparkan dalam Seminar Program Kerja di Aula Desa Sawakong, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Senin (31/8/2026).

Seminar tersebut menjadi forum bagi mahasiswa untuk memaparkan sejumlah agenda pengabdian sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Dalam kegiatan itu, mahasiswa mengusulkan empat program utama yang akan dilaksanakan selama masa KKN.

Salah satu program yang mendapat perhatian ialah pemasaran produk lokal melalui pemanfaatan teknologi digital. Gagasan ini berangkat dari potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat Desa Sawakong, di antaranya usaha anyaman songkok racca, kalakka, serta kue tradisional baruasa.

Melalui program digitalisasi pemasaran, mahasiswa KKN akan memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Desa Sawakong.

Sekretaris Desa Sawakong, Rusdi, S.Pd.I., M.Pd. menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar. Ia berharap berbagai program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pengembangan potensi desa.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UIN Alauddin di Desa Sawakong. Kami berharap program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu mengembangkan potensi yang ada di desa,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program pengabdian dapat berjalan secara optimal. Ia juga berharap pendampingan yang dilakukan mahasiswa dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan setelah masa KKN berakhir.

“Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting agar setiap program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi Desa Sawakong,” katanya.

Secara khusus, ia menilai potensi produk lokal perlu mendapat dukungan dari sisi promosi dan pemasaran. Pemanfaatan media digital dinilai dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkenalkan produk masyarakat kepada konsumen yang lebih luas.

“Potensi produk lokal yang ada di Desa Sawakong perlu terus dikembangkan. Kami berharap mahasiswa dapat membantu masyarakat memanfaatkan media digital sehingga produk tersebut bisa dikenal lebih luas,” tuturnya.

Mahasiswa KKN Posko 03 menjadikan keterlibatan masyarakat dan aparat desa sebagai bagian dari pelaksanaan program. Pendampingan akan dilakukan secara kolaboratif agar program yang telah dirancang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan sekaligus potensi yang dimiliki masyarakat.

Melalui penguatan pemasaran berbasis digital, mahasiswa berharap produk khas Desa Sawakong dapat memiliki jangkauan pasar yang lebih luas. Upaya tersebut sekaligus menjadi kontribusi mahasiswa dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki desa.

Previous Post Mahasiswa HTN UIN Alauddin Makassar Tampil di Konferensi Internasional Fatwa MUI
Next Post Dosen HTN UIN Alauddin Makassar Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di MAN 1 Barru