UIN Alauddin Online - Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali melahirkan doktor baru dalam bidang Ekonomi Islam. Andi Maryam, seorang dosen dari Politeknik Negeri Sambas, resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang ujian promosi yang berlangsung khidmat. Sidang ini dipimpin langsung oleh Ketua Sidang dengan dihadiri oleh jajaran penguji serta tamu undangan di ruang sidang pascasarjana.
Promovenda memaparkan disertasi yang mengangkat tema krusial mengenai analisis integrasi sertifikat halal dan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Penelitian tersebut ditinjau melalui perspektif Maqashid Syariah pada implementasi teknologi rekayasa pangan, khususnya di Kabupaten Sambas. Dalam pemaparannya, Andi Maryam menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk menyederhanakan proses dokumen penyiapan izin edar pangan bagi pelaku UMKM di daerah tersebut.
Sidang ujian ini melibatkan sembilan dewan penguji yang ahli di bidangnya, termasuk penguji eksternal yakni Prof. Dr. H. M. Arfin Hamid dari Universitas Hasanuddin. Para penguji lain yang turut memberikan pendalaman materi di antaranya adalah Prof. Kamaluddin Abunawas, Prof. Muslimin H. Kara, hingga Dr. Wulan Purnamasari dari Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. Setiap penguji memberikan pertanyaan kritis mengenai integrasi teknologi dan hukum Islam yang diangkat dalam penelitian tersebut.
Proses tanya jawab berlangsung dinamis selama lebih dari satu jam, di mana setiap penguji diberikan waktu dialog antara tujuh hingga sepuluh menit. Andi Maryam mampu menjawab tantangan dari dewan penguji dengan lugas tanpa membaca naskah abstrak yang telah disiapkan. Ketangkasan dalam mempertahankan argumen akademis ini menjadi salah satu poin penilaian penting dalam menentukan kelayakan kelulusan promovenda.
Berdasarkan hasil keputusan dewan penguji, Andi Maryam dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Skor kumulatif yang diraih mencapai 3,95, sebuah pencapaian yang mencerminkan keseriusan dalam menempuh studi selama dua tahun tujuh bulan. Dengan hasil ini, Andi Maryam tercatat sebagai doktor ke-1627 yang dilahirkan oleh Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Ketua sidang secara resmi memberikan gelar doktor dalam bidang Ilmu Ekonomi Islam kepada Andi Maryam beserta seluruh hak dan kewajiban yang melekat padanya. Gelar baru ini secara simbolis menandai berakhirnya perjalanan akademik jenjang strata tiga bagi perempuan kelahiran Sempadian tersebut. Pihak universitas juga memberikan tenggat waktu hingga 9 Mei 2026 untuk penyerahan disertasi final kepada perpustakaan pascasarjana.
Dalam suasana penuh haru setelah pembacaan putusan, Andi Maryam mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Perjalanan menuju gelar doktor diakui penuh dengan tantangan mental dan lika-liku, terutama saat menyederhanakan kerangka regulasi izin edar pangan yang menjadi inti penelitian. Dukungan dari promotor, Prof. Muslimin H. Kara, juga menjadi faktor penguat dalam penyelesaian naskah akademik yang kompleks tersebut.
Acara diakhiri dengan pemberian pesan-pesan akademik serta sesi dokumentasi bersama dewan penguji dan keluarga. Seluruh hadirin memberikan ucapan selamat kepada Dr. Andi Maryam, S.Si., M.Pd., yang kini telah siap membawa ilmu dan risetnya kembali ke instansi asal untuk memajukan industri pangan halal di Kabupaten Sambas. Sidang ujian promosi doktor ini pun ditutup secara resmi oleh ketua sidang dengan ketukan palu tiga kali.
Alat AksesVisi