Gambar Wisuda Ke-117 UIN Alauddin: Jadilah Sarjana Suci Seperti Spidol dan Penghapus

Wisuda Ke-117 UIN Alauddin: Jadilah Sarjana Suci Seperti Spidol dan Penghapus

UIN Alauddin Online – UIN Alauddin Makassar menggelar Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Angkatan 117 di Gedung Auditorium Kampus II Samata, Gowa, Rabu, 1 April 2026.

Kegiatan ini menandai pengukuhan sebanyak 750 wisudawan yang terdiri dari lulusan jenjang Sarjana, Magister, hingga Program Doktor.


Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., dalam amanatnya menyampaikan pesan filosofis mengenai peran spidol dan penghapus dalam kehidupan. Ia menekankan bahwa setiap lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menulis kebaikan sekaligus menghapus berbagai problematika di tengah masyarakat.

“Apakah berguna sebagai spidol dalam kehidupan kami kelak, menulis hal baru, atau berguna sebagai penghapus, menghapus hal-hal yang salah dalam kehidupan,” ujarnya di hadapan ratusan wisudawan.

Ia juga mengajak para alumni untuk menjadi “sarjana yang suci” serta berani menjawab tantangan zaman dengan menjunjung tinggi integritas.

Sidang senat terbuka tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Universitas, Prof. Dr. H. Mardan, M.A., dalam suasana yang berlangsung khidmat.

Turut hadir Ketua Komisi II DPR RI, Dr. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H., serta Ketua DPRD Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi.


Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyoroti pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan di era disrupsi eksponensial yang penuh dengan ketidakteraturan. Ia menyampaikan bahwa pendidikan merupakan instrumen utama bagi kelompok marginal untuk meningkatkan martabat dan mengubah masa depan.

“Tidak ada jalan yang lebih mudah untuk mengubah hidup selain menekuni ilmu dan pengetahuan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dunia kerja saat ini terus mengalami perubahan secara dinamis, sehingga kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama bagi para lulusan.


Pada kesempatan tersebut, UIN Alauddin Makassar juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik. Salah satunya Taufik Hidayat, S.Sos., dari Jurusan Kesejahteraan Sosial yang meraih IPK 3,99. Prestasi lainnya diraih oleh Muhammad Fajar Adyatama, M.Pd., yang mencatatkan IPK 4,00 pada jenjang Magister Pendidikan Agama Islam.

Melalui kegiatan ini, UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga kepekaan sosial. Diharapkan, para wisudawan dapat berkontribusi nyata serta menjadi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia.

Previous Post Aqil Abdan Syakuran Terpilih Aklamasi Nakhodai DEMA-U UIN Alauddin Makassar
Next Post Ucapkan Selamat Paskah, Menag Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa