UIN Alauddin Online - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Angkatan 78 Posko 2 Desa Mandalle mengadakan kegiatan edukasi bagi siswa SMP Negeri 1 Mandalle pada Senin, 20 April 2026 dan Kamis, 23 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di aula SMP 1 Mandalle.
Edukasi mengangkat tema “Pencegahan Kekerasan Seksual” dengan materi yang disampaikan oleh tiga mahasiswa, yakni Fatahillah Syahadah, Fina Efendi, dan Nurmadina Rahman. Siswa kelas 7 hingga 9 mengikuti pemaparan dengan antusias dan penuh perhatian.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai perlindungan diri dan penghormatan terhadap hak tubuh orang lain sejak dini, sehingga siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli dan tanggap terhadap isu kekerasan seksual.
Dalam pemaparannya, Fina Efendi membahas soal batasan tubuh, pentingnya consent, serta cara melaporkan jika mengalami atau menyaksikan kekerasan seksual. Ia menegaskan bahwa setiap siswa berhak mengatakan tidak kepada siapa pun yang membuat mereka tidak nyaman atau bersikap memaksa.
Sementara itu, Nurmadina Rahman menekankan pentingnya mengenal dan mencegah kekerasan seksual sejak dini. Menurutnya, pemahaman yang baik soal isu ini dapat mendorong siswa untuk lebih menjaga diri, menghargai batasan orang lain, serta berani bersuara jika terjadi sesuatu yang tidak semestinya.
Adapun Fatahillah Syahadah menegaskan bahwa kekerasan seksual merupakan salah satu bentuk penindasan yang nyata. Ia menilai, pendidikan memegang peran penting dalam membentuk kesadaran seseorang untuk menghargai orang lain dan memahami kerentanan terhadap kekerasan. Ia juga menjelaskan sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku sebagai konsekuensi atas perbuatannya.
Edukasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, di mana siswa diberi ruang untuk bertanya dan menyampaikan pendapat mereka. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta yang hadir.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa KKN Angkatan 78 Posko 2 Desa Mandalle terhadap bahaya kekerasan seksual. Melalui edukasi ini, mereka berharap dapat meningkatkan kesadaran serta kemampuan siswa dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan mereka.
Alat AksesVisi