Gambar SMAS Katolik Rajawali Juara Umum Alauddin Biomedical Olympiad 2026

SMAS Katolik Rajawali Juara Umum Alauddin Biomedical Olympiad 2026

UIN Alauddin Online — Alauddin Biomedical Olympiad (ABO) 2026 resmi ditutup pada Minggu (26/7/2026) setelah berlangsung selama sepekan. Kompetisi yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar tersebut ditutup secara hybrid dari Lantai 7 Alauddin Hotel & Convention Makassar.

Ajang yang mempertemukan pelajar SMA/MA/sederajat dalam kompetisi bidang kedokteran dan kesehatan ini ditandai dengan pengumuman para pemenang dari tiga kategori lomba, yakni Medical Olympiad, Educational Video Competition, dan Scientific Poster Competition.

Ketua Panitia, Ahmad Mushlih Syahputra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, dewan juri, dan panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan ABO 2026. Menurutnya, kompetisi ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap dunia kesehatan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, guru pendamping, dewan juri, dan panitia yang telah menjadi bagian dari Alauddin Biomedical Olympiad 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan dunia kedokteran dan kesehatan kepada generasi muda sejak di bangku sekolah," ujar Ahmad Mushlih.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, SMAS Katolik Rajawali berhasil meraih Juara I Medical Olympiad. Posisi kedua ditempati SMAN 17 Makassar, disusul SMAN 1 Maros di peringkat ketiga. Pada kategori Educational Video Competition, SMAN 3 Palopo keluar sebagai juara pertama, diikuti SMAS Islam Athirah Bone dan MAN Jeneponto.

Sementara itu, kategori Scientific Poster Competition dimenangkan oleh SMAN 5 Makassar. Posisi kedua diraih SMAS Islam Athirah Bone, sedangkan SMAN 9 Wajo menempati peringkat ketiga.

Berkat akumulasi nilai dari seluruh cabang perlombaan, SMAS Katolik Rajawali dinobatkan sebagai Juara Umum Alauddin Biomedical Olympiad 2026 dengan raihan lima poin. SMAN 17 Makassar dan SMAS Islam Athirah Bone menyusul di peringkat berikutnya dengan koleksi masing-masing empat poin.

Ahmad Mushlih berharap penyelenggaraan ABO mampu melahirkan lebih banyak pelajar yang memiliki ketertarikan terhadap ilmu kesehatan sekaligus membangun budaya kompetisi yang sehat di kalangan generasi muda.

"Kami berharap Alauddin Biomedical Olympiad menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan potensi akademiknya, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan minat melanjutkan pendidikan di bidang kesehatan dan kedokteran. Semoga semangat belajar dan berinovasi yang lahir dari kompetisi ini terus terjaga," katanya.

ABO 2026 telah berlangsung sejak 18 Juli 2026 dengan menghadirkan rangkaian kompetisi berbasis sains dan kedokteran dasar. Selain menjadi arena adu prestasi, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi bagi pelajar untuk mengasah kemampuan akademik, berpikir kritis, serta mengenal lebih dekat dunia kesehatan dan kedokteran melalui kompetisi yang inovatif dan kolaboratif.

Previous Post Dekan FSH UIN Alauddin Dorong Kader Ulama Berpikir Kontekstual Hadapi Era Disrupsi
Next Post UIN Alauddin Ikutkan 26 ASN dalam Profiling ASN BKN Tahap II