Gambar 45 Hari KKN 79 UIN Alauddin di Letta, 17 Program Dijalankan

45 Hari KKN 79 UIN Alauddin di Letta, 17 Program Dijalankan

UIN Alauddin Online — Empat puluh lima hari di Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng, dimanfaatkan 11 mahasiswa KKN Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar untuk menjalankan 17 program kerja. Kegiatannya bergerak dari ruang-ruang keagamaan, sekolah, lingkungan, hingga aktivitas sosial dan kebudayaan masyarakat.

Salah satu program yang menjadi perhatian mahasiswa adalah Penguatan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) melalui tema “Rihlatul Ahlussunnah wal Jamaah”. Program ini dikemas dengan sejumlah kegiatan keagamaan bagi masyarakat dan generasi muda, di antaranya lomba adzan, ceramah, dan barzanji.

Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan seminar keagamaan yang menghadirkan dua ulama alumnus Universitas Al-Azhar Mesir, Dr. KH. Abdul Haris, Lc., M.Ag., Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mattoanging, dan Kiyai Abdul Latif, Lc., M.Ag., Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama.

Di luar kegiatan keagamaan, mahasiswa KKN Posko 1 juga menggarap sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan lingkungan dan kebutuhan warga. Pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick, aksi kebersihan lingkungan, pembersihan masjid dan kawasan pantai, hingga pembagian beras menjadi bagian dari rangkaian pengabdian mereka.

Kegiatan kebersihan juga dilakukan bersama Staf Kelurahan Letta, Politeknik Pariwisata Makassar, dan mahasiswa KKN 79. Sementara untuk mendukung penataan wilayah, mahasiswa membuat papan RT/RW. Mereka juga mengajak siswa SDN 7 Letta memanfaatkan galon bekas menjadi cenderamata sebagai bagian dari kegiatan kreatif berbasis daur ulang.

Di lingkungan pendidikan, mahasiswa mengisi kegiatan dengan bimbingan belajar tambahan, edukasi anti-bullying, serta mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga digelar bersama SDN 7 Letta dan masyarakat di Masjid Taqwa Tompong.

Interaksi mahasiswa dengan warga tidak berhenti pada program yang mereka susun. Mereka turut mengikuti yasinan rutin masyarakat, kegiatan Semarak 17 Agustus, serta Dialog Budaya tingkat Kecamatan Bantaeng yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat untuk membicarakan keberlanjutan tradisi lokal.

Selama menjalankan program, tim Posko 1 dipimpin Ahmad Gimnastiar sebagai koordinator, dengan Fadel Ahmad sebagai sekretaris dan Aulia Nurzaqinah Zyam sebagai bendahara. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh mahasiswa yang terbagi dalam bidang acara, publikasi dan dokumentasi, humas, serta perlengkapan.

Setelah 45 hari, rangkaian kegiatan KKN Posko 1 Kelurahan Letta ditutup dengan selesainya 17 program kerja yang telah dirancang selama masa pengabdian. Program-program tersebut meninggalkan sejumlah kegiatan yang dapat dilanjutkan masyarakat, mulai dari aktivitas keagamaan dan pendidikan hingga pengelolaan lingkungan dan kegiatan sosial.

Previous Post UIN Alauddin dan ATR/BPN Sulsel Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Data Pertanahan dan Pengembangan KKN
Next Post Enam Wadek III UIN Alauddin Masuk Kepengurusan Nasional PERWAKAMA PTKIN