Gambar Resmi Berstatus ASN, 88 PNS UIN Alauddin Makassar Jalani Pelantikan dan Pengambilan Sumpah

Resmi Berstatus ASN, 88 PNS UIN Alauddin Makassar Jalani Pelantikan dan Pengambilan Sumpah

UIN Alauddin Online - UIN Alauddin Makassar resmi melantik dan mengambil sumpah 88 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegiatan ini berlangsung secara khidmat di Ruang Rapat Senat Lantai 4, Gedung Rektorat Kampus 2 UIN Alauddin Makassar pada Kamis, 21 Mei 2026.
Pelantikan ini menjadi momen bersejarah bagi para ASN baru yang resmi bergabung dalam lingkungan kerja Kementerian Agama, khususnya di bawah naungan UIN Alauddin Makassar. Proses panjang yang telah dilalui, menjadi landasan kuat bagi mereka untuk memulai pengabdian sebagai aparatur negara.
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., memberikan sambutan dalam upacara tersebut secara daring. Ia mengingatkan para ASN baru untuk senantiasa menjaga komitmen dan menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari selama rangkaian pendidikan yang telah dijalani.
Menteri Agama juga menyampaikan pesan yang menyentuh tentang pentingnya mengenang jasa dan doa orang tua di balik setiap pencapaian. Menurutnya, di balik kesuksesan yang diraih, terdapat air mata dan doa orang tua yang tidak ternilai harganya. Ia mengajak para PNS baru untuk tidak melupakan petuah dan pesan moral yang telah disampaikan orang tua masing-masing, serta membuktikan diri sebagai anak yang tidak mengecewakan.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., turut memberikan sambutan sekaligus menyampaikan ucapan selamat kepada 88 PNS yang baru dilantik. Ia menyerahkan amanah besar kepada mereka untuk benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan kampus, bukan sekadar hadir sebagai pegawai.
Prof. Hamdan Juhannis menegaskan bahwa kedisiplinan adalah hal yang tidak bisa ditawar bagi seorang PNS. Ia mendorong para ASN baru untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan institusi di atas kepentingan pribadi.
“Jangan datang ke UIN hanya untuk bekerja tanpa berkinerja. Berkinerja itu menghasilkan dampak,” ujarnya dengan tegas.
Rektor juga mengingatkan bahwa status sebagai ASN bukanlah semata-mata soal gengsi atau prestise. Proses panjang yang telah ditempuh, termasuk uji kompetensi, harus dibuktikan dengan penerapan nyata di lapangan demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap UIN Alauddin Makassar sebagai perguruan tinggi negeri yang layak bersanding dengan institusi terpercaya lainnya.
Menutup sambutannya, ia berpesan agar seluruh ASN yang baru dilantik senantiasa menjaga moralitas dan nama baik institusi, tidak hanya dalam lingkungan kerja tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, integritas seorang ASN tercermin dari perilaku di mana pun ia berada, dan hal itu menjadi tanggung jawab yang harus selalu dijaga.
Previous Post Dosen UIN Alauddin Jadi Narasumber Bimtek Literasi Informasi di Maros
Next Post UIN Alauddin Perkuat Tata Kelola Aset melalui Sosialisasi Pengelolaan BMN dan Tata Naskah Dinas