Gambar Prodi Perbankan Syariah UIN Alauddin Gelar International Community Service di Sinjai Barat

Prodi Perbankan Syariah UIN Alauddin Gelar International Community Service di Sinjai Barat

UIN Alauddin Online - Upaya meningkatkan literasi keuangan syariah di tingkat desa terus diperkuat. Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar International Community Service (ICS) di Desa Gunung Perak, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Selasa (21/7/2026), dengan menghadirkan akademisi dan tokoh internasional untuk mengedukasi masyarakat tentang sistem perbankan syariah.

Mengusung tema "Literasi Perbankan Syariah: Perbankan Syariah sebagai Solusi Keuangan yang Aman, Adil, dan Berkelanjutan bagi Masyarakat Sinjai Barat", kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat prinsip, produk, hingga layanan perbankan syariah sebagai alternatif sistem keuangan yang berlandaskan nilai keadilan, transparansi, dan kemaslahatan.

Ketua Jurusan Perbankan Syariah UIN Alauddin Makassar, Dr. Ismawati, S.E., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal perbankan syariah, tetapi juga memahami bagaimana sistem ini dapat menjadi solusi keuangan yang aman dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Ketika literasi meningkat, masyarakat akan semakin percaya diri memanfaatkan layanan keuangan syariah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," ujar Ismawati.

Menurutnya, peningkatan literasi keuangan syariah menjadi langkah penting dalam mendorong inklusi keuangan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Prof. Dr. H. Munawir Kamalauddin., M.Ag., Syekh Prof. Dr. Abdurrahman Muhammad Al Raawi selaku dai asal Yaman, Dr. Supriadi, S.E.I., M.E.I., Dr. Samsul, S.A.B., M.A., serta Kepala Desa Gunung Perak Abd. Rahman, S.Sos.

Dalam pemaparannya, Prof. Munawir menegaskan bahwa perbankan syariah tidak sekadar menawarkan produk keuangan, tetapi menghadirkan sistem ekonomi yang mengedepankan keadilan dan kemitraan.

"Perbankan syariah bukan hanya pilihan lembaga keuangan, tetapi sebuah sistem yang mengedepankan keadilan, transparansi, dan keberkahan. Semakin baik literasi masyarakat, semakin besar pula peluang lahirnya aktivitas ekonomi yang sehat dan berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Perak, Abd. Rahman, menyambut baik dipilihnya desanya sebagai lokasi pelaksanaan International Community Service. Ia menilai edukasi tersebut sangat dibutuhkan masyarakat agar semakin memahami sistem keuangan syariah.

"Kami bersyukur Desa Gunung Perak menjadi bagian dari kegiatan ini. Pengetahuan yang dibagikan para narasumber sangat bermanfaat dan kami berharap masyarakat dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga lebih bijak dalam mengelola keuangan," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Perbankan Syariah UIN Alauddin Makassar berharap literasi dan inklusi keuangan syariah di Kabupaten Sinjai terus meningkat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tokoh agama, serta berbagai mitra diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat tentang sistem keuangan syariah sekaligus mendorong pemanfaatan layanan keuangan yang lebih aman, adil, dan berkelanjutan.

Previous Post Dekan FSH UIN Alauddin Dorong Kader Ulama Berpikir Kontekstual Hadapi Era Disrupsi
Next Post UIN Alauddin Ikutkan 26 ASN dalam Profiling ASN BKN Tahap II