UIN Online - Dua desa binaan lembaga pengabdian masyarakat (LPM) UIN Alauddin Makassar, dikunjungi peserta pendidikat dan latihan (diklat). Desa tersebut adalah Panaikang dan Tamangngapa, di Makassar.
"Hari ini kami mengunjungi dua desa binaan yang dijadikan sampel,"kata Shuhufi panitia pelaksana diklat, usai mengunjungi desa binaan bersama 40 peserta lainnya, Rabu (04/08/2010).
Dalam kunjungan tersebut peserta dibagi dua kelompok. Satu kelompok mengunjungi Desa Panaikang dan satu kelompok di Desa Tamangngapa. Setiap orang dibekali panduan, saat melakukan observasi di lapangan.
"Setiap peserta kami bagikan panduan observasi desa binaan, dan
rencana aksi. Dan observasi ini bertujuan untuk pembuatan program dan
rencana aksi dihari ketiga diklat," paparnya.
Saat terjun di lapangan, ada 10 bidang yang harus diobservasi peserta.
Bidang tersebut adalah, bidang kehidupan sosial dan keagamaan, bidang
pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan teknologi.
Lalu bidang pendidikan dan pelayanan, bidang advokasi dan konsultasi,
bidang pengembangan dan pelestarian budaya, bidang lingkungan dan
kesehatan, bidang pola pikir dan perilaku masyarakat, bidang penataan
lembaga-lembaga dan pranata sosial, serta pengembangan kemitraan.
Usai observasi, peserta diharapkan bisa menyusun rencana aksi yang
akan dipresentasikan besok, hari terakhir pelaksanaan diklat.
Kunjungan kedua desa tersebut sebagai sampel dari 25 desa binaan LPM.
(*)