Gambar Peduli Sesama, Mahasiswa UIN Alauddin Edukasi dan Hadirkan Solusi Alami Cegah DBD di Mandalle

Peduli Sesama, Mahasiswa UIN Alauddin Edukasi dan Hadirkan Solusi Alami Cegah DBD di Mandalle

UIN Alauddin Online - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Angkatan 78 Posko 2 Mandalle menggelar penyuluhan kesehatan di Kantor Desa Mandalle pada Sabtu, 25 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD), khususnya dalam mengenali gejala serta mewaspadai penularannya.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA ini dihadiri oleh warga Desa Mandalle dan disambut dengan antusias. Penyuluhan bertema “Penyuluhan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Pembuatan Spray Anti Nyamuk dari Sereh” ini diselenggarakan secara gratis sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah drh. Fitria Ansyar, SKM, Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Pertama, yang memaparkan berbagai informasi penting seputar DBD, mulai dari gejala, cara penularan, hingga langkah pencegahannya.

Dalam pemaparannya, warga diajarkan mengenali gejala DBD seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, serta munculnya bintik merah pada kulit. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai upaya pencegahan melalui metode 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas.

“Jangan anggap enteng demam. Jika ada anggota keluarga atau diri sendiri yang mengalami demam, jangan dibiarkan tanpa penanganan. Segera ke puskesmas apabila demam disertai nyeri badan, lemas, nyeri lambung, atau sakit perut,” ungkap drh. Fitria Ansyar, SKM.

Sebagai inovasi tambahan, peserta juga diajak mempraktikkan pembuatan spray anti nyamuk alami berbahan dasar sereh sebagai solusi ramah lingkungan untuk mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti. Praktik tersebut dipandu langsung oleh mahasiswa KKN, Rizkia Ramadhani dan Sohrah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang kesehatan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Desa Mandalle, sekaligus mendorong kemandirian warga dalam menjaga kesehatan lingkungan secara berkelanjutan.

Previous Post Kemenag Siapkan Langkah Strategis Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Next Post Gagasan Tiga Guru Besar UIN Alauddin dalam Orasi Ilmiah: Dari Nafs hingga Islam Berkebudayaan