Gambar Mahasiswa UIN Alauddin Raih Runner Up 2 Puteri Maritim Sulawesi Selatan 2026

Mahasiswa UIN Alauddin Raih Runner Up 2 Puteri Maritim Sulawesi Selatan 2026

UIN Alauddin Online – Mahasiswa UIN Alauddin Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Safiya Zabrina Lestari, yang juga merupakan Favorite Duta Kampus UIN Alauddin Makassar, berhasil meraih gelar Runner Up 2 Puteri Maritim Sulawesi Selatan 2026 dalam ajang yang digelar di Gedung Hasanuddin TNI Angkatan Laut Koarmada VI Makassar pada Minggu (26/7/2026).

Pada kompetisi tersebut, Safiya mewakili Kabupaten Gowa bersama para finalis dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Ajang Putera Puteri Maritim Sulawesi Selatan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kapasitas, wawasan, serta kepedulian terhadap pengembangan sektor kemaritiman di daerah.

Keberhasilan Safiya meraih posisi Runner Up 2 mencerminkan kemampuan mahasiswa UIN Alauddin Makassar untuk bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi. Capaian tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi almamater dan Kabupaten Gowa.

Founder Duta Kampus UIN Alauddin Makassar, Ahmad Nur, mengapresiasi prestasi yang diraih Safiya. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Alauddin memiliki kualitas dan daya saing untuk berkompetisi di berbagai ajang.

"Saya bangga melihat mahasiswa yang berani menunjukkan prestasinya di tingkat provinsi dan bertarung bersama 23 finalis dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. Prestasi yang diraih Safiya Zabrina Lestari membuktikan bahwa mahasiswa UIN Alauddin Makassar memiliki kualitas, daya saing, dan semangat untuk terus mengharumkan nama almamater di berbagai ajang. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani melangkah, berkompetisi, dan terus berkarya," tuturnya.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa UIN Alauddin Makassar untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kapasitas diri, dan berkontribusi melalui berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Previous Post Dekan FSH UIN Alauddin Dorong Kader Ulama Berpikir Kontekstual Hadapi Era Disrupsi
Next Post UIN Alauddin Ikutkan 26 ASN dalam Profiling ASN BKN Tahap II