Gambar KKN UIN Alauddin Angkatan 79 Hadirkan Program Literasi dan UMKM di Campagaya Takalar

KKN UIN Alauddin Angkatan 79 Hadirkan Program Literasi dan UMKM di Campagaya Takalar

UIN Alauddin Online — Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar di Desa Campagaya, Kabupaten Takalar, diisi dengan berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Mulai dari literasi anak, penguatan UMKM, kepedulian lingkungan, hingga kegiatan kemasyarakatan, mahasiswa berupaya menghadirkan kontribusi sesuai kebutuhan warga.

Di bidang pendidikan, mahasiswa menggagas KELANA (Kegiatan Literasi dan Edukasi Anak) yang dipusatkan di depan Kantor Desa Campagaya. Program ini mengajak anak-anak usia sekolah dasar membaca buku dan mengikuti aktivitas interaktif untuk mengembangkan pengetahuan, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Kepala Desa Campagaya, Amri Daeng Nuntung, S.Pd., mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Program yang dilaksanakan mahasiswa KKN ini sangat membantu masyarakat. Kami melihat ada upaya nyata untuk melibatkan warga, baik dalam kegiatan pendidikan, pengembangan UMKM, maupun kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Kontribusi mahasiswa juga diarahkan pada penguatan sektor ekonomi melalui program Digitalisasi dan Penataan Administrasi UMKM. Pendampingan dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah pelaku usaha, sejalan dengan kegiatan Sosialisasi Updating Data UMKM Kabupaten Takalar yang menjadi bagian dari National Policy Convening (NPC) program AIM ASEAN wilayah timur Indonesia.

Program tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Takalar, UIN Alauddin Makassar, dan Kaizen Collaborative Impact. Melalui pendataan dan pendampingan tersebut, pelaku UMKM diarahkan untuk memperoleh akses terhadap berbagai kebutuhan administrasi usaha, mulai dari pembuatan rekening usaha, QRIS, hingga sertifikasi izin usaha yang terintegrasi dalam aplikasi peta digital.

Menurut Amri, pendampingan administrasi dan digitalisasi menjadi langkah penting untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan layanan dan transaksi digital. Ia berharap pendampingan tersebut dapat membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan usaha masyarakat.

Sementara di bidang lingkungan, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan Gerakan Peduli Lingkungan melalui Aksi Bersih. Kegiatan dilakukan dengan membersihkan sejumlah fasilitas umum, jalan desa, dan area publik. Selain membantu mengatasi persoalan sampah, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Semangat kebersamaan juga terlihat dalam keterlibatan mahasiswa KKN Angkatan 79 pada Semarak Kemerdekaan Indonesia yang berlangsung pada 16–18 Agustus 2026 di depan Masjid Campagaya.

Mahasiswa berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap program “Kaddominyak” yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Takalar untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dengan semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan. Berbagai perlombaan dan kegiatan kemasyarakatan melibatkan warga dari beragam kelompok usia.

Amri menilai keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan tersebut turut memperkuat hubungan antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang terbangun selama pelaksanaan KKN dapat menjadi modal untuk menjaga keberlanjutan berbagai inisiatif pemberdayaan di desa.

“Kami berharap apa yang telah dimulai bersama mahasiswa KKN UIN Alauddin ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, menjadi dorongan bagi warga untuk terus berkembang dan menjaga semangat gotong royong,” pungkasnya.

Previous Post Sekretaris Prodi HKI UIN Alauddin Raih Gelar Doktor, Soroti Hak Warga Binaan Perempuan
Next Post Dari Buku dan Kaleng, Rektor UIN Alauddin Sampaikan Renungan tentang Makna Kehidupan