KKN 79 UIN Alauddin Hidupkan Budaya Butta Toa lewat Festival Maritim dan Agraris
UIN Alauddin Online — Semangat merawat budaya lokal diwujudkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Kecamatan Bantaeng melalui Festival Budaya, Maritim & Agraris Butta Toa. Kegiatan yang menjadi program kerja utama tingkat kecamatan tersebut digelar di Tribun Pantai Seruni, Bantaeng, Sabtu (19/9/2026) malam.
Festival tersebut mempertemukan mahasiswa KKN, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga dalam satu ruang yang mengangkat potensi budaya, maritim, dan agraris sebagai bagian dari identitas masyarakat Butta Toa.
Pembukaan kegiatan diisi dengan Tari Padduppa sebagai tarian penyambutan bagi tamu undangan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Tari Kalabbiranna Butta Toa yang menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah.
Selain pertunjukan seni, festival menghadirkan Dialog Budaya yang membahas potensi serta upaya pelestarian budaya, maritim, dan agraris di Bantaeng. Dialog tersebut menghadirkan pegiat literasi dan tokoh adat, Dion Syaif Saen, Agusliadi, serta A. Rahmad Ab Karaeng Dode, S.I.Kom., sebagai narasumber.
Ruang ekspresi budaya juga dibuka melalui Panggung Ekspresi yang melibatkan warga dan pemuda lokal untuk menampilkan kreativitas seni pertunjukan.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng serta para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Bantaeng. Kehadiran berbagai unsur tersebut turut memperkuat ruang kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam pelaksanaan program pengabdian.

Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar Kecamatan Bantaeng, Ariel Putra Pratama, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan festival.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi sembilan posko KKN yang berada di wilayah Kecamatan Bantaeng.
“Festival ini menjadi ruang bagi kami untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus ikut merawat kebudayaan yang ada di Butta Toa,” ujar Ariel.
Melalui Festival Budaya, Maritim & Agraris Butta Toa, mahasiswa KKN 79 UIN Alauddin Makassar tidak hanya menghadirkan kegiatan seni dan budaya, tetapi juga membuka ruang perjumpaan antara mahasiswa dan masyarakat untuk mengenali serta menjaga potensi lokal Bantaeng.