HMJ PGMI UIN Alauddin Hadirkan Beragam Program Pengabdian di Desa Tonasa
UIN Alauddin Online – Enam sekolah, tiga TKA/TPA, pelatihan media bagi guru, kegiatan sosial, hingga pemeriksaan kesehatan gratis menjadi bagian dari rangkaian Bina Untuk Desa Batch V yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar di Desa Tonasa, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa.
Program pengabdian yang berlangsung 29 Juli hingga 10 Agustus 2026 tersebut dirancang dengan cakupan kegiatan yang beragam, mulai dari pendidikan dan keagamaan hingga sosial, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua HMJ PGMI UIN Alauddin Makassar, Alief Dzalsali, mengatakan Bina Untuk Desa menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan masyarakat sekaligus menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.
“Bina Untuk Desa bukan hanya tentang bagaimana mahasiswa hadir dan menjalankan program, tetapi juga bagaimana kami bisa belajar dari masyarakat dan memberikan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.
Pada bidang pendidikan, mahasiswa melaksanakan praktik mengajar di enam sekolah, yakni MIS Muhammadiyah Buki, MI Guppi Al-Jihad Balangbuki, SD Inpres Maroanging, SD Inpres Langkowa, SDN Tonasa, dan SD Inpres Parangbobbo. Kegiatan pendidikan juga menyasar pendidikan keagamaan melalui pengajaran TKA/TPA di TPA Alauddin, TPA Al-Amanat, dan TPA Al-Muallimat di Dusun Buki.
Selain kegiatan pembelajaran, mahasiswa melaksanakan kerja bakti sosial dan pelatihan media untuk guru. Mereka juga berkolaborasi dengan pemuda Dusun Buki dalam pembukaan Assamaturu Cup 1 sebagai bagian dari keterlibatan dalam aktivitas kepemudaan di masyarakat.
Pada bidang lingkungan, mahasiswa membagikan bibit pohon mangga dan rambutan kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemeriksaan kesehatan gratis melalui kolaborasi bersama PMI UIN Alauddin Makassar.
Menurut Alief, keberagaman program tersebut disusun untuk memperluas bentuk pengabdian mahasiswa agar tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan.
“Karena itu, kami tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga menghadirkan kegiatan keagamaan, sosial, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat,” lanjutnya.
Kepala Desa Tonasa, Anwar Jama, mengapresiasi pelaksanaan Bina Untuk Desa Batch V. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka ruang kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa PGMI UIN Alauddin. Program yang dibawa tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial dan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui Bina Untuk Desa Batch V, HMJ PGMI UIN Alauddin Makassar menempatkan pengabdian sebagai ruang pembelajaran dua arah, yakni mahasiswa menerapkan pengetahuan sekaligus belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan kemampuan kolaborasi mahasiswa melalui keterlibatan di berbagai bidang kehidupan masyarakat.