Gambar Futsal UIN Alauddin Tutup Perjuangan di POROS INTIM IV dengan Medali Perunggu

Futsal UIN Alauddin Tutup Perjuangan di POROS INTIM IV dengan Medali Perunggu

UIN Alauddin Online — Tim futsal UIN Alauddin Makassar menambah daftar prestasi kontingen pada ajang Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Indonesia Timur (POROS INTIM) IV 2026 dengan mempersembahkan medali perunggu. Capaian tersebut diraih setelah melalui tiga pertandingan yang berlangsung kompetitif di Kampus UIN Datokarama Palu, Sulawesi Tengah.

Pada laga pembuka yang berlangsung Selasa, 7 Juli 2026, UIN Alauddin tampil meyakinkan dengan mengalahkan IAIN Bone melalui skor 3-0. Kemenangan tersebut membawa tim mengawali turnamen dengan raihan tiga poin sekaligus membuka peluang melaju sebagai kandidat juara.

Namun, tantangan berat datang pada pertandingan kedua saat menghadapi UIN Palopo. Meski berupaya bangkit pada babak kedua, UIN Alauddin harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-5 setelah UIN Palopo tampil lebih efektif memanfaatkan peluang.

Perjuangan berlanjut pada laga terakhir melawan tuan rumah, UIN Datokarama Palu, Rabu (8/7) malam. Pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim saling menekan sejak menit awal. Sayangnya, gol yang tercipta di penghujung laga memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi tuan rumah.

Dari tiga pertandingan tersebut, UIN Alauddin mencatatkan satu kemenangan dan dua kekalahan, hasil yang menempatkan tim futsal di posisi ketiga sekaligus berhak atas medali perunggu.

Meski belum berhasil mencapai target juara, capaian tersebut tetap menjadi kebanggaan bagi kontingen UIN Alauddin Makassar. Medali perunggu menjadi bukti kerja keras, semangat juang, dan kekompakan para atlet sepanjang turnamen.

Prestasi dari cabang futsal diharapkan dapat menjadi suntikan motivasi bagi seluruh kontingen UIN Alauddin Makassar yang masih berjuang pada berbagai cabang olahraga, seni, dan riset dalam POROS INTIM IV 2026, sekaligus memperkuat tekad untuk terus mengharumkan nama kampus di tingkat regional.

Previous Post Dekan FSH UIN Alauddin Dorong Kader Ulama Berpikir Kontekstual Hadapi Era Disrupsi
Next Post UIN Alauddin Ikutkan 26 ASN dalam Profiling ASN BKN Tahap II