Gambar FKIK UIN Alauddin Gelar Sharing Hasil Riset MORA The AIR Fund, Bekali Dosen Menyusun Proposal Riset

FKIK UIN Alauddin Gelar Sharing Hasil Riset MORA The AIR Fund, Bekali Dosen Menyusun Proposal Riset

UIN Alauddin Online – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar menggelar kegiatan Sharing Hasil Riset Penelitian MORA The AIR Fund bertema "Strategi dan Tips Sukses Menyusun Proposal hingga Lolos Pendanaan MORA The AIR Fund" di Gedung Rektorat Lantai 4 UIN Alauddin Makassar, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FKIK memperkuat budaya riset sekaligus meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal penelitian yang kompetitif untuk memperoleh pendanaan nasional maupun internasional.

Membuka kegiatan, Wakil Dekan II FKIK UIN Alauddin Makassar, Dr. H. M. Fais Satrianegara, S.K.M., MARS., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dosen dan peneliti agar mampu menghasilkan riset berkualitas serta berdaya saing dalam berbagai skema pendanaan penelitian.

Hadir sebagai narasumber, Prof. Dr. apt. Roihatul Muti'ah, M.Kes., dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang merupakan penerima pendanaan MORA The AIR Fund. Dalam paparannya, ia membagikan pengalaman mulai dari penyusunan proposal, strategi menghadapi seleksi administrasi dan substansi, pelaksanaan penelitian, hingga pencapaian luaran riset dan hilirisasi hasil penelitian.

Salah satu penelitian yang dipresentasikan berjudul "Standardisasi dan Hilirisasi Produk Fermentasi Buah Kesemek (Diospyros kaki) BMC+ sebagai Kandidat Sinbiotik untuk Meminimalisir Efek Samping Kemoterapi." Penelitian tersebut menunjukkan bagaimana hasil riset dapat dikembangkan tidak hanya sebagai luaran akademik, tetapi juga menjadi produk inovatif yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain memaparkan strategi memperoleh pendanaan, Prof. Roihatul juga membagikan berbagai kiat dalam menyusun proposal yang sesuai dengan kriteria penilaian MORA The AIR Fund, mengelola pelaksanaan penelitian secara efektif, hingga meningkatkan peluang hilirisasi produk hasil riset.

Kegiatan yang diikuti dosen dan peneliti di lingkungan FKIK UIN Alauddin Makassar tersebut berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali pengalaman praktis dalam menyusun proposal penelitian yang kompetitif.

Melalui kegiatan ini, FKIK UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang penelitian serta mendorong lahirnya riset-riset inovatif yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat melalui proses hilirisasi dan pengembangan produk.

Previous Post Dekan FSH UIN Alauddin Dorong Kader Ulama Berpikir Kontekstual Hadapi Era Disrupsi
Next Post Diperkenalkan Wamen HAM, Lulusan FSH UIN Alauddin Jadi Penggerak HAM di Makassar