Empat Kali Beruntun! UIN Alauddin Kembali Sabet Juara Umum KINMU V 2026
UIN Alauddin Online – Kontingen Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar kembali mengukir prestasi membanggakan pada ajang Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin (KINMU) V Tahun 2026. UIN Alauddin berhasil mempertahankan gelar Juara Umum untuk keempat kalinya secara berturut-turut.
Pengumuman pemenang disampaikan pada malam penutupan KINMU V 2026 yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema "Rekonstruksi Rancang Bangun Ilmu-Ilmu Ushuluddin melalui Paradigma Kampus Berdampak dalam Menjawab Tantangan Sosial Kontemporer" di Hall Perpustakaan Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Senin, 6 Juli 2026.
Berdasarkan rekapitulasi resmi panitia, UIN Alauddin Makassar keluar sebagai juara umum dengan perolehan 51 medali, terdiri atas 24 medali emas (Juara I), 18 medali perak (Juara II), dan 9 medali perunggu (Juara III). Raihan tersebut mengungguli UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang berada di posisi kedua dengan total 41 medali.
Capaian tersebut sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi UIN Alauddin Makassar sebagai perguruan tinggi yang berhasil mempertahankan gelar Juara Umum KINMU selama empat edisi berturut-turut.
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar, Prof. Muhaemin Latif, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian para delegasi yang berhasil mendominasi berbagai cabang perlombaan.
"Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh delegasi, pendamping, dan dosen pembimbing yang telah mempersiapkan mahasiswa dengan sangat baik. Kami bersyukur karena UIN Alauddin Makassar kembali dipercaya sebagai Juara Umum KINMU untuk keempat kalinya secara berturut-turut," ungkapnya.
Menurutnya, raihan 24 medali Juara I menunjukkan kemampuan mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat dalam bersaing secara konsisten pada berbagai cabang kompetisi ilmiah tingkat nasional.
"Prestasi ini bukan hanya tentang jumlah medali, tetapi juga membuktikan bahwa mahasiswa kita memiliki kemampuan akademik, daya pikir kritis, dan kompetensi ilmiah yang semakin kuat. Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik almamater," tambahnya.
Ketua Kontingen UIN Alauddin Makassar yang juga Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Syahrir Karim, mengatakan keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil pembinaan yang berkesinambungan serta semangat juang mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi setiap cabang perlombaan.

"Ini buah kerja sama, kolaborasi, dan tentu persiapan yang matang melalui latihan yang berkesinambungan," ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyampaikan apresiasi atas capaian kontingen Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan kualitas sumber daya manusia UIN Alauddin Makassar yang mampu bersaing di tingkat nasional, khususnya dalam pengembangan keilmuan Ushuluddin yang relevan dengan tantangan zaman.
"Saya selalu percaya bahwa kampus yang hebat bukanlah kampus yang sesekali melahirkan juara, tetapi kampus yang berhasil menjadikan prestasi sebagai budaya. Empat gelar juara umum berturut-turut menunjukkan bahwa budaya itu mulai mengakar di UIN Alauddin Makassar. Tugas kita berikutnya adalah memastikan budaya ini melahirkan lebih banyak pemikir, peneliti, dan pemimpin yang memberi manfaat bagi masyarakat," tandas Guru Besar Sosiologi tersebut.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum selama empat tahun berturut-turut semakin memperkuat posisi UIN Alauddin Makassar sebagai salah satu perguruan tinggi dengan tradisi prestasi yang konsisten pada ajang KINMU. Fakultas Ushuluddin dan Filsafat pun berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan mahasiswa agar mampu mempertahankan, bahkan meningkatkan, capaian tersebut pada kompetisi di masa mendatang.