Dosen UIN Alauddin Kembangkan Model VIKA, Perkuat Retensi Belajar Mahasiswa
UIN Alauddin Online – Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar, Rofiqah Al Munawwarah, mengembangkan model pembelajaran Visualisasi, Interpretasi, Kolaborasi, dan Aplikasi (VIKA) sebagai inovasi untuk memperkuat memori dan retensi belajar mahasiswa. Inovasi tersebut dipaparkan dalam Sidang Promosi Doktor di Kampus II UIN Alauddin Makassar, Samata, Gowa, Kamis (6/8/2026).
Disertasi berjudul Pengembangan Model Pembelajaran Visualisasi, Interpretasi, Kolaborasi, dan Aplikasi (VIKA) untuk Penguatan Memori Mahasiswa dipresentasikan di hadapan tim promotor dan penguji dalam sidang yang dipimpin Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag.
Penelitian tersebut menawarkan model pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) dengan mengintegrasikan empat komponen utama, yakni visualisasi, interpretasi, kolaborasi, dan aplikasi. Pengembangannya menggunakan kerangka ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation).
Rofiqah menjelaskan, penelitian ini berangkat dari tantangan pembelajaran di perguruan tinggi yang masih menghadapi kendala dalam memperkuat retensi memori jangka panjang mahasiswa. Menurutnya, pemanfaatan media visual dalam proses belajar juga belum dioptimalkan sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi, kemampuan interpretasi, dan penerapan materi.
"Melalui model VIKA, mahasiswa didorong memahami materi secara lebih mendalam melalui visualisasi berbasis media digital, mengembangkan kemampuan interpretasi, memperkuat kolaborasi dalam proses belajar, serta mengaplikasikan pengetahuan pada situasi nyata," jelasnya.
Hasil penelitian menunjukkan model VIKA memiliki tingkat validitas yang tinggi berdasarkan penilaian para ahli. Pada tahap implementasi, model tersebut memperoleh skor kepraktisan 4,00 yang menunjukkan kemudahan penerapan sekaligus meningkatkan keaktifan mahasiswa selama proses pembelajaran.
Sementara itu, uji efektivitas menghasilkan nilai N-Gain sebesar 0,67 yang berada pada kategori tinggi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa model VIKA efektif meningkatkan daya ingat dan retensi materi perkuliahan mahasiswa.
Menurut Rofiqah, model pembelajaran yang dikembangkannya diharapkan tidak hanya menjadi kontribusi akademik dalam bentuk disertasi, tetapi juga dapat diterapkan sebagai alternatif strategi pembelajaran di perguruan tinggi.
"Model VIKA dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna. Harapannya, model ini dapat membantu dosen mengoptimalkan proses pembelajaran sekaligus memperkuat kemampuan mahasiswa dalam memahami, mengingat, dan mengaplikasikan materi secara berkelanjutan," ujarnya.
Disertasi tersebut disusun di bawah bimbingan Promotor Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A., dengan Kopromotor I Dr. H. Muh. Rapi, M.Pd., dan Kopromotor II Prof. Dr. Usman, M.Pd. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Sitti Mania, M.Ag., Dr. M. Yusuf T., M.Ag., dan Dr. Hj. Andi Halimah, M.Pd.
Inovasi model pembelajaran VIKA diharapkan dapat memperkaya strategi pembelajaran berbasis teknologi digital sekaligus menjadi salah satu referensi dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi.