UIN Alauddin Online - Akademisi UIN Alauddin Makassar, Dr. Ir. Andi Muhammad Syafar, A.Md., S.T., M.T., IPM., membedah buku Jejak Takdir dalam program Apresiasi Budaya Lokal yang disiarkan Radio Republik Indonesia Pro 4 Makassar, Sabtu, 9 Mei 2026. Dalam dialog tersebut, ia mengulas keterkaitan antara teknologi, literasi, dan nilai budaya dalam proses kreatif penulisan buku.
Pada kesempatan itu, Dr. Andi Muhammad Syafar menjelaskan bahwa latar belakangnya di bidang teknik informatika tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan karya literasi yang sarat nilai humanis, spiritual, dan kearifan lokal. Menurutnya, perkembangan teknologi justru dapat menjadi sarana untuk menjaga dan mengabadikan identitas budaya bangsa.
“Teknologi dan teknik mungkin berbicara tentang presisi, namun literasi dan budaya berbicara tentang hati. Di UIN Alauddin, kami didorong untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan,” ujarnya saat berdialog di studio RRI Makassar.
Sebagai akademisi sekaligus penulis, ia menyampaikan bahwa disiplin ilmu teknik membantunya membangun struktur penulisan yang sistematis dan logis, sementara nilai budaya lokal menjadi ruh yang memperkuat pesan dalam setiap narasi yang ditulisnya.
Diskusi tersebut mendapat respons positif dari para pendengar Pro 4 RRI Makassar. Antusiasme terlihat dari beragam interaksi yang datang, baik dari kalangan akademisi, praktisi teknik, maupun pegiat budaya yang mengikuti siaran tersebut.
Kehadiran Dr. Andi Muhammad Syafar dalam program Apresiasi Budaya Lokal menjadi salah satu bentuk kontribusi akademisi UIN Alauddin Makassar dalam mengembangkan literasi sekaligus memperkuat nilai budaya di tengah perkembangan teknologi dan informasi
Alat AksesVisi