UIN Alauddin Online - Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka percepatan pembangunan Zona Integritas (ZI), Selasa, 12 Mei 2026, di Aula Pertemuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Kampus II UIN Alauddin Makassar.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pimpinan universitas, mulai dari Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, hingga CPNS Formasi 2024 di lingkungan UIN Alauddin Makassar. Agenda ini menjadi bagian dari upaya penguatan komitmen institusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Hadir sebagai narasumber utama, Moh. Isom menyampaikan materi terkait pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) berdasarkan Permen PANRB Nomor 90 Tahun 2021.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Alauddin Makassar menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan langkah penting dalam memperkuat budaya kerja yang berlandaskan integritas, profesionalitas, dan pelayanan prima di lingkungan kampus.
Menurutnya, pembangunan ZI tidak hanya menjadi target administratif, tetapi juga bagian dari komitmen universitas untuk terus berbenah secara berkelanjutan demi mewujudkan tata kelola institusi yang lebih baik dan terintegrasi.
Sementara itu, Prof. Moh. Isom menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas harus diwujudkan secara nyata melalui perubahan budaya kerja dan peningkatan kualitas pelayanan di setiap unit kerja.
Dalam paparannya, ia menjelaskan strategi pembangunan ZI melalui konsep “5 Roda Percepatan Integritas”. Strategi tersebut meliputi penguatan visi kepemimpinan, peningkatan kualitas pelayanan publik, inovasi layanan berbasis kebutuhan masyarakat, monitoring dan evaluasi berkala, serta penguatan manajemen media dan keterbukaan informasi publik.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat ditentukan oleh komitmen bersama seluruh unsur pimpinan dan pegawai dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan integritas pelayanan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, seluruh pejabat dan peserta turut melakukan penandatanganan pakta integritas yang dipusatkan di Gedung Perpustakaan UIN Alauddin Makassar. Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih, melayani, dan bebas dari praktik korupsi.
UIN Alauddin Makassar berharap pembangunan Zona Integritas dapat berjalan secara optimal serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas pelayanan institusi.
Alat AksesVisi