UIN Alauddin Online - Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggung Jawab Kehumasan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN sebagai bagian dari penguatan strategi publikasi dan promosi PMB PTKIN Tahun 2026 yang saat ini telah memasuki tahapan SPAN-PTKIN.
Rakornas ini menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi dan langkah kehumasan PTKIN dalam mendukung peningkatan efektivitas publikasi PMB. Ketua Koordinator Pokja Humas PMB PTKIN 2026, Widi Cahya Adi, menegaskan bahwa peran humas sangat krusial dalam memastikan pesan PMB PTKIN tersampaikan secara masif, tepat sasaran, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Dalam paparannya, Widi menjelaskan bahwa strategi publikasi PMB PTKIN 2026 diarahkan pada tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan jumlah dan kualitas pendaftar, memperluas jangkauan sosialisasi hingga pesantren dan wilayah 3T, serta mengubah mindset publik bahwa PTKIN bukan kampus swasta dan bukan semata kampus agama, melainkan perguruan tinggi unggul dengan program studi yang relevan dengan masa depan.
Adapun outcome yang diharapkan dari strategi tersebut meliputi peningkatan jumlah pendaftar dan registrasi ulang, penguatan citra PTKIN sebagai kampus unggul, inklusif, dan berdaya saing, serta terbangunnya jejaring kuat antara Kanwil Kemenag, Kankemenag, sekolah, pesantren, dan PTKIN.
Rakornas juga menekankan pentingnya kolaborasi konten digital antara PTKIN dan Panitia Nasional PMB PTKIN dengan memaksimalkan platform media sosial seperti Instagram dan TikTok. Strategi yang dibahas antara lain produksi konten promosi program studi bergaya Gen Z, pembuatan video profil lulusan dari berbagai program studi PTKIN, serta optimalisasi kampanye Future Hero yang disesuaikan dengan karakter masing-masing kampus.
Selain itu, peran PJ TIK PTKIN turut disoroti, khususnya dalam pembaruan data program studi dengan peluang kelulusan tinggi yang dapat dikolaborasikan dengan tim humas dalam strategi publikasi. Panitia Nasional juga mendorong PTKIN untuk memproduksi berbagai konten pendukung, seperti video mahasiswa berprestasi, testimoni mahasiswa asing dan difabel, video kolaborasi dengan Kankemenag daerah, serta berita opini keunggulan PTKIN dibanding perguruan tinggi lainnya.
Sementara itu, Ketua Forum Humas PTKIN, Zidnie, menegaskan bahwa media sosial resmi PTKIN harus menjadi corong utama informasi PMB dengan narasi yang konsisten dan positif. Hal senada disampaikan Neni Kurniawati yang menekankan optimalisasi peran Duta Kampus sebagai agen promosi kreatif dan autentik dalam memperkenalkan atmosfer serta keunggulan program studi PTKIN.
Melalui keikutsertaan dalam Rakornas ini, UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung strategi nasional PMB PTKIN 2026, khususnya melalui penguatan publikasi dan promosi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan generasi masa depan.
Alat AksesVisi