Gambar UIN Alauddin Makassar Lahirkan 40 Apoteker Baru melalui Sumpah Profesi Angkatan ke-2 FKIK

UIN Alauddin Makassar Lahirkan 40 Apoteker Baru melalui Sumpah Profesi Angkatan ke-2 FKIK

UIN Alauddin Online - Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan Pengambilan dan Pengucapan Sumpah Apoteker Angkatan ke-2, Senin, 4 Mei 2026, bertempat di Auditorium Kampus II Samata.

Kegiatan sakral tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., bersama Dekan FKIK, Dr. dr. Dewi Setiawati, Sp.OG., M.Kes.

Turut hadir Wakil Dekan I FKIK, Dr. Isriany Ismail, S.Si., Apt., M.Si., serta Kepala Tata Usaha FKIK, Drs. Kahar, M.Pd.I. Hadir pula Ketua Program Studi Profesi Apoteker, apt. Khaerani, M.Farm.Klin, Sekretaris Program Studi, Dr. apt. Mukhriani, S.Si., M.Si., serta jajaran dosen dan tenaga kependidikan FKIK.

Sebanyak 40 lulusan mengikuti prosesi pengambilan dan pengucapan sumpah apoteker sebagai penanda telah selesainya seluruh rangkaian pendidikan profesi. Para lulusan kini resmi siap mengemban tugas sebagai tenaga kefarmasian profesional.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyampaikan apresiasi atas capaian para lulusan. Ia menegaskan bahwa profesi apoteker memiliki peran strategis dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam menjamin keamanan, mutu, dan ketepatan penggunaan obat di masyarakat.


Sementara itu, Dekan FKIK, Dr. dr. Dewi Setiawati, menekankan bahwa sumpah apoteker merupakan komitmen moral dan profesional yang harus dijaga sepanjang pengabdian.

“Sumpah apoteker adalah amanah besar yang menuntut integritas, etika profesi, serta tanggung jawab dalam mengutamakan keselamatan pasien,” ujarnya.

Prosesi berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, ditandai dengan pengucapan sumpah secara bersama-sama oleh seluruh peserta. Momen ini menjadi tonggak awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja sebagai apoteker yang kompeten, berintegritas, dan profesional.

Melalui kegiatan ini, FKIK UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga apoteker unggul yang siap berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Previous Post Mahasiswa KKN UIN Alauddin Hidupkan Pembelajaran Kreatif Lewat Sekolah Rakyat Cerdas di Barru
Next Post Dari Kampus ke Dunia Pengabdian: UIN Alauddin Makassar Lantik 9 Dokter Baru