UIN Alauddin Online - UIN Alauddin Makassar menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) 4.1 dalam rangka pemenuhan indikator instrumen akreditasi terbaru. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Senat Lantai 4 Gedung Rektorat, Senin, 4 Mei 2026.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam menghadapi penerapan instrumen akreditasi terbaru yang akan diberlakukan secara nasional.
Kepala Pusat Penjaminan Standar Mutu, Dr. Alim Syariati, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa UIN Alauddin Makassar terus melakukan berbagai langkah persiapan melalui penguatan dokumen dan pemenuhan indikator akreditasi.
Ia menjelaskan bahwa proses pengumpulan data menjadi salah satu fokus utama dalam persiapan, mengingat sebagian besar data telah tersedia di masing-masing unit kerja.
“Sebagian besar data sebenarnya telah tersedia, sehingga yang perlu dilakukan saat ini adalah mengumpulkan dan menyelaraskan sesuai dengan format yang dibutuhkan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh unit untuk berperan aktif dalam melengkapi data, khususnya terkait capaian dan prestasi mahasiswa.
“Kami sangat mengharapkan dukungan dari seluruh unit untuk mengisi data dengan sebaik-baiknya, terutama data prestasi mahasiswa, termasuk pada tingkat internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik yang mewakili Rektor UIN Alauddin Makassar dalam membuka kegiatan, menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh unit dalam proses pengumpulan data akreditasi.
“Kami mengharapkan partisipasi aktif seluruh unit untuk segera menginput dan melengkapi data yang dibutuhkan. Ini merupakan tanggung jawab bersama dalam mendukung kesiapan institusi menghadapi proses akreditasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kerja yang cepat, tepat, dan terkoordinasi menjadi kunci utama, mengingat waktu persiapan yang terbatas.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UIN Alauddin Makassar, Muhammad Nur Akbar Rasyid, M.Pd., Ph.D., dalam penyampaiannya menegaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi penerapan instrumen akreditasi terbaru APT 4.1.
“Kita harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya agar ketika instrumen dan sistem akreditasi diluncurkan, UIN Alauddin Makassar sudah siap untuk melakukan proses pengajuan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa waktu persiapan yang tersedia relatif singkat, sehingga diperlukan kerja yang terukur dan terkoordinasi di seluruh unit.
Selain itu, pemenuhan data pada level program studi menjadi perhatian penting, khususnya terkait aktivitas akademik mahasiswa, termasuk partisipasi dalam pembelajaran di luar program studi.
Pemaparan lebih lanjut terkait teknis pelaksanaan dan pengendalian mutu disampaikan oleh Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu, Mutahara.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta rapat guna memperkuat pemahaman serta menyelaraskan langkah dalam proses persiapan akreditasi.
Diharapkan seluruh unit kerja di lingkungan UIN Alauddin Makassar dapat memperkuat sinergi dan kesiapan dalam menghadapi proses reakreditasi, khususnya dalam memenuhi standar yang ditetapkan dalam instrumen APT 4.1.
Alat AksesVisi