UIN Alauddin Online - Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., bersama jajaran pimpinan melakukan peninjauan langsung penyediaan menu buka puasa di Masjid Agung Sultan Alauddin, Kampus II UIN Alauddin Makassar, Rabu, 25 Februari 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Rektor didampingi oleh Wakil Rektor bidang Akademik, Prof. Dr. Kamaluddin Abunawas, M.Ag., selaku Ketua Pengurus Masjid, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Muhammad Halifah Mustami, M.Pd., Wakil Ketua Senat, para dekan, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Ketua LPM, para kaprodi, serta sejumlah pimpinan dan aktivis masjid. Turut hadir pula Koordinator Penyediaan Menu Buka Puasa yang mengawal operasional dapur Ramadan.
Rektor menyampaikan bahwa saat ini jumlah peserta buka puasa bersama di masjid telah mencapai lebih dari 500 orang per hari dan diperkirakan akan meningkat hingga sekitar 1.000 orang ketika seluruh mahasiswa telah aktif kembali di kampus.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Hamdan tidak hanya meninjau proses penyediaan makanan, tetapi juga mencicipi langsung menu yang disajikan. Ia mengapresiasi kualitas dan variasi hidangan yang dinilai segar karena dimasak langsung di dapur yang berada di area masjid. Salah satu menu khas yang turut disajikan adalah Pallumara.
“Atas nama pimpinan universitas, kami menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras pengurus Masjid Agung Sultan Alauddin Kampus II dalam menyiapkan layanan buka puasa bagi mahasiswa dan jamaah,” ujarnya.
Rektor berharap program Dapur Ramadan ini dapat berjalan lancar hingga akhir bulan suci. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar UIN Alauddin Makassar untuk bersama-sama mendukung keberlangsungan program tersebut, khususnya ketika jumlah mahasiswa yang mengikuti buka puasa semakin bertambah.
Selain itu, Rektor menyampaikan terima kasih kepada para relawan mahasiswa yang secara sukarela terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan, belanja bahan kebutuhan, memasak, hingga pengemasan makanan. Ia juga memberikan apresiasi kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam mendukung penyediaan menu buka puasa.
Program Dapur Ramadan ini diharapkan menjadi bagian dari amaliah Ramadan yang tidak hanya menghadirkan kebersamaan, tetapi juga menjadi ladang amal jariah bagi seluruh civitas akademika dan masyarakat yang terlibat. (*)
Alat AksesVisi