UIN Alauddin Online - Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Sultan Alauddin, Kampus II UIN Alauddin Makassar, Senin pagi, 9 Februari 2026. Hampir seribu jamaah yang terdiri atas pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat memadati masjid untuk mengikuti Pengajian Akbar yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Subuh berjamaah pada pukul 04.30 WITA. Momentum ini menjadi istimewa bagi sivitas akademika UIN Alauddin Makassar karena berkesempatan mengikuti dialog spiritual bersama ulama nasional sekaligus pejabat negara di waktu yang penuh keberkahan.
Dalam tausiahnya, Prof. Nasaruddin Umar menyampaikan bedah spiritual mengenai makna ketenangan dan kuasa Allah SWT melalui penjelasan mendalam terhadap sejumlah konsep dalam Al-Qur’an. Ia menuturkan bahwa istilah Al-Lail tidak semata dimaknai sebagai malam dalam konteks waktu, tetapi merepresentasikan esensi ketenangan yang dikandung di dalamnya.
Beliau juga mengingatkan jamaah agar tidak semata-mata berfokus pada pencarian Lailatul Qadar, melainkan lebih utama mencari keridaan Allah SWT yang menghadirkan malam mulia tersebut. Selain itu, Prof. Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa surah-surah dalam Al-Qur’an yang diawali dengan kata Subhana atau Tabaraka selalu mengandung peristiwa besar yang melampaui jangkauan nalar manusia.
Selain pesan spiritual, Menteri Agama menekankan peran strategis perguruan tinggi dalam membangun peradaban dan mencetak generasi masa depan yang tangguh secara mental, spiritual, dan intelektual. Ia mendorong UIN Alauddin Makassar untuk terus menghadirkan inovasi berbasis nilai-nilai keislaman.
“Mari kita ciptakan kampus yang energik dan produktif,” tegas Prof. Nasaruddin Umar.
Menurutnya, atmosfer akademik yang sehat harus dibangun di atas semangat inklusivitas, keberagaman, dan kerja nyata agar perguruan tinggi mampu memberikan kontribusi konkret bagi masyarakat luas.
Pengajian Akbar ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan UIN Alauddin Makassar serta unsur pengamanan daerah. Pengamanan kegiatan dilakukan secara terpadu untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan aman hingga selesai.
Kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia di Kampus Hijau UIN Alauddin Makassar diharapkan menjadi suntikan semangat baru bagi seluruh elemen kampus untuk terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai spiritual.
Alat AksesVisi