UIN Alauddin Online - Komitmen memperluas wawasan global mahasiswa kembali ditunjukkan oleh Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Salah satu mahasiswi Fakultas Ushuluddin dan Filsafat dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Mujaddidatul Musyarrafah, terpilih mengikuti program Education Impact Study International (EISI) yang digelar di Malaysia pada 16–20 April 2026.
Program ini merupakan kegiatan pertukaran budaya yang bertujuan mengembangkan kapasitas generasi muda melalui pembelajaran global, integrasi pengalaman lintas negara, serta penguatan perspektif internasional.
Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah dan perguruan tinggi di Indonesia, serta melibatkan peserta internasional dari sejumlah negara, termasuk dari kawasan Afrika. Keberagaman latar belakang ini menghadirkan ekosistem pembelajaran yang kolaboratif, inklusif, dan komunikatif.
Selama berada di Malaysia, Musyarrafah bersama peserta lainnya mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukatif, seperti sesi pembelajaran dan diskusi terkait budaya, kebiasaan, serta kebijakan pengembangan ilmu pengetahuan di Malaysia. Selain itu, peserta juga melakukan kunjungan ke lembaga pendidikan, situs bersejarah, serta objek wisata budaya guna memahami nilai-nilai kearifan lokal.
Interaksi langsung dengan pelajar dan masyarakat dari berbagai negara turut menjadi bagian penting dalam program ini. Melalui kegiatan tersebut, peserta saling bertukar pengalaman, pengetahuan, dan perspektif lintas budaya.
Musyarrafah mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya. “Kami merasa sangat beruntung dapat belajar langsung di negara tetangga, bertemu dengan banyak teman baru dari berbagai latar budaya, serta mempelajari hal-hal baru yang sebelumnya belum kami ketahui,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman tersebut memberinya perspektif baru, termasuk dalam melihat bagaimana masyarakat Malaysia menjaga dan melestarikan budaya mereka.
“Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga untuk masa depan,” tambahnya.
Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Syahrir Karim, mengapresiasi partisipasi mahasiswanya dalam kegiatan berskala internasional tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar di luar negeri menjadi modal penting dalam memperluas jejaring dan wawasan global mahasiswa.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Muhaemin Latif. Ia menilai capaian tersebut tidak hanya mengharumkan nama fakultas, tetapi juga institusi secara keseluruhan.
“Harapannya, prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkompetisi dan berkontribusi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan, sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat Indonesia dan Malaysia.
Alat AksesVisi